SUKABUMI - Empat wisatawan asal Jakarta hilang dan seorang lagi dari Bogor selamat, setelah digulung ombak besar saat berenang di Pantai Laut Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Minggu (18/8).
Berdasarkan informasi yang dihimpun "GM", kelima wisatawan asal DKI Jakarta dan Bogor itu, dikabarkan tergulung ombak pantai selatan Cibuaya, Ciracap sekitar pukul 08.00 WIB. Pagi itu korban bersama rekan-rekannya tengah berenang di pantai yang dikenal dengan gelombang besarnya itu.
Namun tanpa diduga, saat asyik berenang, kelima korban tiba-tiba terempas gelombang. Hingga berita ini diturunkan, empat korban asal Jakarta masih dalam pencarian tim SAR, sedangkan seorang lagi selamat dari ancaman maut.
Keempat korban yang hilang, yakni Wardianto (21) dan Al Hasim (22), warga Jatinegara, Jakarta Timur, Satrio (22), warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dan Carli (22), warga Cakung, Jakarta Utara.
Sedangkan seorang wisatawan lainnya, yakni Dina Sudiana (22) yang berasal dari Bogor, selamat dari ancaman gulungan ombak pantai. Korban hingga kemarin sore masih dalam kondisi syok dan ditangani petugas klinik terdekat.
Sementara sampai sore kemarin, empat wisatawan lainnya masih dicari petugas Search And Rescue (SAR) yang siaga di kawasan Pantai Ujunggentang.
Petugas SAR akan melanjutkan pencarian, Senin pagi ini. Rencananya tim akan menyusuri Pantai Ujunggenteng sampai Cibuaya, Ciracap.
Untuk mempercepat pencarian, tim SAR dibantu petugas Satpol Air akan menurunkan satu speedboat guna melakukan penyisiran hingga ke tengah laut.
Bambang Heriyanto, anggota Pos Pengamatan (Posmat) TNI AL di Ujunggenteng saat dihubungi "GM" membenarkan, terjadi lakalaut di perairan Laut Ujunggenteng yang menyebabkan empat wisatawan hilang terbawa gelombang pasang dan seorang lagi selamat, saat berenang di Pantai Cibuaya.
"Petugas kini fokus pada pencarian empat wisatawan yang hilang terbawa ombak," ungkapnya.
Kapolres Sukabumi, AKBP Asep Edi Suheri ketika dikonfirmasi "GM" mengungkapkan, pihaknya tengah berusaha mencari jasad korban yang hilang saat berenang di perairan pantai selatan Ujunggenteng.
Berdasarkan informasi yang dihimpun "GM", kelima wisatawan asal DKI Jakarta dan Bogor itu, dikabarkan tergulung ombak pantai selatan Cibuaya, Ciracap sekitar pukul 08.00 WIB. Pagi itu korban bersama rekan-rekannya tengah berenang di pantai yang dikenal dengan gelombang besarnya itu.
Namun tanpa diduga, saat asyik berenang, kelima korban tiba-tiba terempas gelombang. Hingga berita ini diturunkan, empat korban asal Jakarta masih dalam pencarian tim SAR, sedangkan seorang lagi selamat dari ancaman maut.
Keempat korban yang hilang, yakni Wardianto (21) dan Al Hasim (22), warga Jatinegara, Jakarta Timur, Satrio (22), warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dan Carli (22), warga Cakung, Jakarta Utara.
Sedangkan seorang wisatawan lainnya, yakni Dina Sudiana (22) yang berasal dari Bogor, selamat dari ancaman gulungan ombak pantai. Korban hingga kemarin sore masih dalam kondisi syok dan ditangani petugas klinik terdekat.
Sementara sampai sore kemarin, empat wisatawan lainnya masih dicari petugas Search And Rescue (SAR) yang siaga di kawasan Pantai Ujunggentang.
Petugas SAR akan melanjutkan pencarian, Senin pagi ini. Rencananya tim akan menyusuri Pantai Ujunggenteng sampai Cibuaya, Ciracap.
Untuk mempercepat pencarian, tim SAR dibantu petugas Satpol Air akan menurunkan satu speedboat guna melakukan penyisiran hingga ke tengah laut.
Bambang Heriyanto, anggota Pos Pengamatan (Posmat) TNI AL di Ujunggenteng saat dihubungi "GM" membenarkan, terjadi lakalaut di perairan Laut Ujunggenteng yang menyebabkan empat wisatawan hilang terbawa gelombang pasang dan seorang lagi selamat, saat berenang di Pantai Cibuaya.
"Petugas kini fokus pada pencarian empat wisatawan yang hilang terbawa ombak," ungkapnya.
Kapolres Sukabumi, AKBP Asep Edi Suheri ketika dikonfirmasi "GM" mengungkapkan, pihaknya tengah berusaha mencari jasad korban yang hilang saat berenang di perairan pantai selatan Ujunggenteng.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !