Ketuk Tilu Meriahkan Festival Cihideung 2013
Written By Admin on Tuesday, November 5, 2013 | 11:27 AM
PARONGPONG (GM) - Ratusan warga memadati kaveling stroberi Kampung Panyairan RW 10, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk menyaksikan helaran seni dan budaya, salah satu rangkaian acara Festival Cihideung 2013. Pada helaran itu, perwakilan setiap RW di Desa Cihideung menampilkan kesenian berupa kuda lumping, silat, sasapian, barong, dan tari-tarian.
"Ajang Festival Cihideung dibuka dengan ritus irung-irung, ngaruwat mata air," ujar Pembina (Ais Pangaping) Festival Cihideung, Abah Nanu Muda, Minggu (3/11).
Abah Nanu menuturkan, Festival Cihideung diselenggarakan selama tiga hari, 1-3 November 2013. Beberapa acara yang ditampilkan yaitu pentas ketuk tilu, perlombaan merangkai bunga, pentas seni buhun, perlombaan hias motor, tari-tarian, dan lain sebagainya.
Abah Nanu juga mengatakan sebenarnya Festival Cihideung diselenggarakan setiap bulan Agustus. Tapi karena dua tahun sebelumnya, bulan Agustus bertepatan dengan bulan Ramadan, maka kegiatan tersebut sempat terhenti.
"Sebenarnya sejak dulu Festival Cihideung ini diselengarakan pada bulan Agustus, sekaligus memperingati kemerdekaan," tegasnya.
Festival Cihideung adalah festival tahunan yang diselenggarakan para pedagang bunga dan tanaman hias Desa Cihideung setiap tahun. Festival kali ini merupakan gelaran kelima sejak tahun 2008.
Abah Nanu menuturkan, Festival Cihideung bertujuan untuk mempromosikan kawasan wisata Cihideung, khususnya agrowisata dan tanaman hias. Promosi ini dikemas dalam atraksi kesenian serta parade budaya yang ditampilkan warga Desa Cihideung sendiri.
"Kita ingin memamerkan tanaman hias yang menjadi andalan masyarakat Cihideung melalui sebuah kesenian. Dengan kegiatan ini mudah-mudahan Cihideung, khususnya tanaman hiasnya bisa lebih dikenal oleh masyarakat," pungkasnya.
Sementara Bupati KBB, Abubakar berharap Festival Cihideung bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisata KBB, dengan mengangkat nilai-bilai filosofi dalam seni budaya. Juga mengangkat potensi yang ada, apalagi kegiatan ini sudah masuk agenda tahunan Pemkab Bandung Barat.
"Ini harus dijadikan momentum bagi masyarakat Desa Cihideung khususnya, serta masyarakat di Kabupaten Bandung Barat pada umumnya. Karenanya, saya menginstruksikan agar instansi terkait maupun stakeholder turut terlibat dan mendukung kegiatan ini," ujarnya usai membuka festival.
Festival Cihideung menurut Abubakar merupakan peristiwa ekonomi seni dan budaya yang berakar dari tradisi dan keseharian masyarakat Desa Cihideung, Kec. Parongpong. Selain mengangkat nilai-nilai tradisi, kegiatan ini merupakan upaya melestarikan dan menjaga lingkungan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata KBB Asep Iyas menambahkan, untuk tahun depan Festival Cihideung tetap akan diselenggarakan pada bulan Agustus.
Sumber Galamedia
Label:
Berita,
Budaya,
Seputar Padjajaran,
Wisata



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !