Kapolsek Kadungora Kompol Ismail Gumay mengatakan arus lalu lintas
jalur Cijapati Garut - Bandung sementara terputus karena ambruknya
Jembatan Bangbayang di Kampung Pintuan, Desa Karangmulya, Kecamatan
Kadungora, ambruk, Senin (3/3).
"Ruas jalan ini kami tutup dan
dibatasi police line di sekitar jembatan. Hal ini untuk mengamankan
warga yang ramai-ramai mendatangi lokasi untuk melihat jembatan ambruk,"
katanya, Senin (3/3).
Jalan alternatif untuk menghubungkan jalur
Cijapati ini, katanya, dengan melewati Jalan di Desa Dano, Kecamatan
Leles. Kendaraan harus memutar sampai belasan kilometer dengan kondisi
jalan sempit.
Selama dua hari, katanya, jalur ini akan ditutup
sebelum diperbaiki Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat keesokan
harinya. Berdasarkan keterangan yang dihimpunnya, jambatan ini dibangun
pada masa penjajahan Belanda dan tidak kuat menahan arus sungai yang
hampir meluap pada tengah malam itu.
Sebelumnya diberitakan,
Jembatan Bangbayang di Kampung Pintuan, Desa Karangmulya, Kecamatan
Kadungora, ambruk, Senin (3/3). Selain angkutan perdesaan, satu unit
sepeda motor dan pengendaranya yang melewati jembatan tersebut saat
kejadian sempat terbawa hanyut Sungai Cigunungagung yang mengalir di
bawahnya.
Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Inf Bungkus Hadi
Suseno, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pukul 00.30. Jembatan
tersebut ambruk sepanjang 5 meter dan lebar 8 meter.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !