TIMUN suri memang menjadi buah yang sering disantap
saat Ramadan khususnya bulan puasa. Namun apa daya bila di 2014, timun
suri mulai dijauhi pembeli. Kok bisa?
Memasuki bulan Ramadan
banyak pedagang menjajahkan buah-buahan khas puasa. Salah satunya timun
suri, setiap tahunnya buah ini kerap dicari ibu rumah tangga dan
dijadikan minuman segar.
Namun berbeda tahun lalu, Ramadan kali
ini tidak banyak pembeli yang datang. Hal itu dikeluhkan pedagang
timun suri di Pasar Minggu.
"Tahun ini sehari laku 20 kg kalau tahun lalu bisa sampai 100 kg," ujar Ani pedagang di Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (4/7/2014).
Menurutnya, penurunan pembeli pada Ramadan tahun ini disebabkan harga
sembako yang naik. Padahal, harga timun suri tahun ini turun, tapi hal
tersebut tidak membuat pedagang meraup untung yang besar.
"Bulan puasa sekarang harganya lebih murah dari tahun lalu, tapi ada aja pembeli yang menawar," tutupnya.
Sumber//
Home »
Seputar Padjajaran
» Timun Suri Tak Lagi Digemari
Timun Suri Tak Lagi Digemari
Written By Unknown on Friday, July 4, 2014 | 1:31 PM
Label:
Seputar Padjajaran



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !