"Dia ada kaitannya dengan (kelompok) Santoso dan ada kaitannya juga
dengan jaringan Timur," ujar Kepala Kepolisian Republik Indonesia
Jenderal Sutarman di Mabes Polri, Jakarta, Senin 4 Agustus 2014.
Sesuai pantauan dan informasi yang diterima Polri, Sutarman
menjelaskan bahwa ada upaya dari kelompok separatis tersebut untuk
mengajak masyarakat Indonesia bergabung dan berjuang dengan ISIS.
Diketahui, salah satu anggota ISIS asal Indonesia tersebut
berinisial B. Dia adalah seorang terorisme yang menjadi buronan Polri
sejak setahun lalu.
Meski perekrutan anggota baru terus disebarluaskan oleh ISIS
melalui sebuah video, namun polisi tak tinggal diam. Sutarman mengaku,
polisi sudah melakukan langkah pencegahan di beberapa elemen Polri.
Salah satu yang dilakukan Polri dengan mengidentifikasi warga Indonesia yang pergi ke Suriah.
"Masyarakat yang pergi ke Syria diketahui melalui negara kedua atau
ketiga. Teridentifikasi ada sekitar 56 orang yang berada disana
(Suriah) dan tiga diantaranya beberapa waktu lalu yang meninggal
disana," kata Sutarman.


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !