Pihak Kepolisian berharap Pemkot Bandung bisa membangun jembatan layang
atau Fly Over yang menyambungkan antara Gerbang Tol (GT) Pasteur ke Fly
Over Pasupati. Hal itu dimaksudkan sebagai salah satu cara mengatasi
kemacetan di Jalan Djunjunan (Pasteur), terutama saat weekend.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi, mengatakan, solusi lain
adalah memundurkan GT Pasteur dari tempat semula. Pasalnya saat ini GT
Pasteur dirasa terlalu dekat dengan lampu merah persimpangan
Pasteur-Jalan Suryasumantri.
"Jika pintu tol masih tetap berada di tempat itu, pihak terkait
sebaiknya menyambungkan akses jalan dari pintu tol menuju Jembatan
Pasupati dan sebaliknya," tutur Mashudi saat ditemui di Balai Kota
Bandung, Rabu (13/8/2014).
Nantinya, jembatan penghubung tersebut bisa memudahkan kendaraan yang
akan masuk ke tol atau pun sebaliknya. Sementara kendaraan umum bisa
melewati kolong jembatan.
Mashudi memastikan, pihaknya juga telah mengusulkan kepada Wali Kota
Bandung, Ridwan Kamil (RK), untuk memberlakukan pembatasan jam khusus
kendaraan.
"Saya memberikan masukan kepada Wali Kota, sepeda motor boleh melintas
Pasteur mulai jam enam pagi hingga jam enam petang. Kalau mobil bisa 24
jam lewat Pasteur," katanya.
Pihaknya juga berharap, pihak terkait segera memperbaiki saluran air
atau drainase disepanjang Pasteur. Pasalnya selama ini salah satu biang
kemacetan adalah genangan air yang menghambat laju kendaraan.
Sumber//
Home »
Seputar Padjajaran
» Pemkot Bandung Diminta Bangun Fly Over di Tol Pasteur untuk Atasi Kemacetan
Pemkot Bandung Diminta Bangun Fly Over di Tol Pasteur untuk Atasi Kemacetan
Written By Unknown on Wednesday, August 13, 2014 | 12:16 PM
Label:
Seputar Padjajaran



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !