Headlines News :

Followers

Powered by Blogger.
Home » » Kejari Sosialisasi Bahaya Korupsi kepada Kalangan Siswa

Kejari Sosialisasi Bahaya Korupsi kepada Kalangan Siswa

Written By Unknown on Monday, September 15, 2014 | 8:59 PM

Jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi menggelar sosialisasi tentang bahaya korupsi kepada siswa-siswi SMKN 3 Cimahi di sekolahnya, Jalan Sukarasai, Senin (15/9). Hal itu dilakukan dalam upaya penguatan jaringan masyarakat Anti-KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme) di wilayah Kota Cimahi.

Kasi Intel Kejari Cimahi Roy Rovalino saat ditemui seusai acara mengatakan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka penerangan hukum kepada siswa. Terutama tentang hukum yang terkait masalah KKN, agar mereka para generasi muda bisa terhindar dari bahaya KKN.

"Kami memberikan materi-materi tentang Anti-KKN mulai dari hal paling kecil yang bisa diterapkan dalam kegiatan di sekolah seperti aksi jual beli di warung atau kantin kejujuran hingga yang sekarang ramai dalam pemberitaan. Tapi ternyata, mereka cukup kritis. Mereka banyak tanya soal kasus-kasus korupsi yang terjadi saat ini seperti kasus korupsi Akil Mochtar dan Ratu Atut, dan lain-lain," paparnya.

Menurut Roy, Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan Kejari Cimahi. Pihaknya selalu melaksanakan roadshow ke sejumlah sekolah untuk memberi pemahaman kepada siswa agar menghindari KKN. Lewat kegiatan tersebut, pihaknya berharap siswa dapat memahami bahaya KKN dan menyebarkan kepada pelajar lainnya supaya menghindari perilaku KKN.

"Diharapkan generasi penerus bangsa tidak lagi muncul korupsi," katanya.

Kepala SMKN 3 Cimahi, Agus Rustiadi mengaku sangat menyambut baik digelarnya kegiatan tersebut. Karena kegiatan pemahaman hukum dan anti-KKN sangat dibutuhkan para siswa.
"Mereka sudah banyak lihat berita korupsi, tapi belum ada pemahaman yang utuh. Lewat sosialisasi ini, mereka semakin tahu agar bisa menghindari korupsi," katanya.

Di sekolahnya, lanjut Agus, juga sudah mulai menerapkan sikap-sikap anti-korupsi. Salah satunya dengan mulai menerapkan konsep jual-beli di Kantin Kejujuran. Selain itu bisa diterapkan dalam pengelolaan uang kas yang ada di tiap kelas.

"Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi dan upaya latihan kejujuran di sekolah ini bisa melahirkan para pemimpin bangsa ke depan yang Anti-KKN," katanya.

Sumber//
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BANDUNG

BANDUNG

DPRD KOTA BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Media Padjajaran - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya