Infrastruktur jalan di Kota Bandung kembali mendapat sorotan dari
sejumlah warga. Di beberapa ruas jalan, kini kembali terdapat lubang
yang membahayakan pengendara. Keberadaan Unit Reaksi Cepat (URC)
Penambal Jalan yang dibentuk Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun mulai
dipertanyakan.
Warga Kota Bandung meminta konsistensi Pemkot Bandung untuk perbaikan
jalan. Mereka menilai, URC Penambal Jalan masih belum efektif dan
beberapa ruas jalan yang rusak masih terabaikan.
Salah seorang warga, Sobur (47) mengatakan, keberadaan jalan
berlubang sangat membayakan pengguna jalan. Terlebih lubang jalan yang
posisinya berada pada wilayah yang cukup gelap dan tidak cukup diterangi
lampu jalan.
"Kalau tidak salah 'kan ada tim penambal jalan ya? Tapi
sepertinya memang belum tercover semuanya. Masih ada beberapa titik
yang berlubang dan masih dibiarkan," kata Sobur kepada
galamedianews.com, Minggu (28/12/2014).
Sobur menyebutkan beberapa ruas jalan yang sampai saat ini masih
berlubang. Karyawan swasta di Kota Bandung ini hafal betul bagaimana
kondisi jalan yang biasa dilaluinya.
"Masih ada lubang di perempatan Cicaheum-Suci (PHH Mustopa), Cicadas-Ahmad Yani," katanya.
Selain itu, lubang yang membahayakan dan cukup besar juga ada di
Jln. Rumah Sakit samping Rumah Sakit Hasan Sadikin. Bahkan ada juga
bekas galian kabel yang belum ditutup, seperti di Jln. Sunda dan di
dekat perempatan Jln. Laswi-L.L.R.E Martadinata.
"Kalau tidak salah, di daerah Kiaracondong juga masih ada yang berlubang. Di dekat perempatan Jalan Jakarta," terangnya.
Ia berharap kondisi itu dapat menjadi perhatian Pemkot Bandung.
Terlebih setelah Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berjanji tidak akan
ada lagi jalan berlubang di Kota Bandung. "Janji itu adalah hutang.
Wajar kalau kita sebagai warga menagih pemerintah untuk fasilitas
infrastruktur yang bagus," kata Sobur.
Sementara itu, dari pantauan galamedianews.com di lapangan, lubang
yang cukup besar juga terlibat di Jln. Gudang Utara. Selain itu, di ruas
Jln. Mohamad Toha juga banyak ditemukan lubang-lubang yang cukup
mengganggu pengguna jalan. Terlebih mulai dari perempatan Soekarn-Hatta
hingga BKR (PT Inti).
"Kalau bisa sih ditanggulangi lah. Cukup merepotkan juga jalannya,
banyak lubang dimana-mana," keluh Indra Noviar (34), Minggu
(28/12/2014).
Selain di Jln. Mohamad Toha, Indra juga menyebut sejumlah jalan
lainnya yang berlubang. Seperti di Jln. Ahmad Dahlan (Banteng), Sunda
dan Ir H Djuanda (Dago). "Katanya dijamin jalan enggak ada yang
berlubang. Jadi selama ini unit penambal jalan itu kemana saja? Apa
memang jalan-jalan yang berlubang itu tidak terperhatikan atau gimana?"
tanya Indra.
Ruas jalan lain yang juga berlubang yaitu di belokan menuju Jln. Dewi
Sartika dari Jln. Pungkur serta belokan ke Jln. ABC. Sedangkan di
wilayah Barat, jalan berlubang juga tampak di Jln. Cigondewah, Andir,
Pagarsih dan Holis.
Sumber
Jalan di Bandung Masih Ada Yang Berlubang
Written By Admin on Monday, December 29, 2014 | 12:09 PM
Label:
Berita,
Seputar Padjajaran



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !