DPRD Kota Bandung angkat bicara soal terjaringnya ratusan PSK di
lokalisasi Saritem Bandung. Dewan tak ingin menyalahkan Pemkot Bandung.
Namun mengajak semua pihak terkait untuk duduk bersama dan membuat
master plan matang untuk membasmi penyakit masyarakat di Saritem.
"Pertama
kita harus mengapresiasi polisi yang sudah melakukan operasi dan
akhirnya kedapatan bahwa di Saritem masih menerima pelanggan. Tapi kita
tidak bisa menyelesaikan masalah sosial hanya dengan satu pendekatan,"
ujar wakil Ketua DPRD Kota Badung, Haru Suandharu saat dihubungi
detikcom melalui telepon, Jumat (22/9/2015).
Menurut Haru, saat
ini bukan waktunya untuk saling menyalahkan. Rumitnya menyelesaikan
masalah sosial justru harus dilakukan secara bersama-sama. Namun yang
terpenting, lanjut Haru, harus memaksimalkan aparat kewilayahan yang
berhubungan langsung dengan masyarakat.
"Menyelesaikan masalah
sosial tidak hanya dengan satu pendekatan saja, pendataan, pelatihan,
bikin pesantren, atau dijadikan RTH itu tidak cukup. Kita harus
meningkatkan pengawasan dan melibatkan aparat kewilayahan 24 jamx365
hari," kata Haru.
Untuk itu, pihaknya menyarankan agar Pemkot
Bandung segera membuat master plan untuk benar-benar memberantas PSK di
kawasan lokalisasi yang sudah ditutup sejak tahun 2007 tersebut.
"Kita
harus buat master plan, ini mau diapakan. Dulu ditutup sudah kebaikan,
nah sekarang sudah terjadi lagi seperti ini dievaluasi, mau dibuat
seperti apa," ungkapnya.
Haru juga meminta Pemkot Bandung lebih
serius menangani lokalisasi Saritem. Jangan sampai hanya tampilan luar
yang dibenahi namun sisi sosial masih belum tersentuh maksimal.
"Kalau
memang Bandung mau menjadi kota yang religius harus benar-benar serius
menangani ini. Jangan sampai Bandung menjadi Kota Kreatif dan Kota
Prostitusi," tandasnya. sumber//
Home »
Seputar Padjajaran
» Jangan Sampai Bandung Jadi Kota Kreatif dan Kota Prostitusi
Jangan Sampai Bandung Jadi Kota Kreatif dan Kota Prostitusi
Written By Admin on Friday, May 22, 2015 | 2:06 PM
Label:
Seputar Padjajaran



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !