Pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung memasuki Idul
Adha 1436 ini, jauh-jauh hari menginventarisir ketersediaan pasokan
hewan kurban.
“Untuk menjaga kekurangan stok hewan kurban, kami akan inventarisir
dari sekarang. Nantinya pas pada waktunya tidak akan kelimpungan mencari
hewan kurban serta H-10 langsung ke lapangan untuk memeriksa kesehatan
hewan kurban,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota
Bandung Elly Wasliah saat dikonfirmasi "galamedianews.com", Minggu (6/9/2015).
Selain itu, lanjut Elly, petugas akan ke lapangan h-10 untuk
memeriksa hewan-hewan kurban apakah laik untuk dikonsumsi terutama dari
sisi kesehatannya.
Disisi lain, lanjut Elly, pihaknya tidak mengharapkan adanya temuan
cacing hati pada hewan kurban seperti tahun-tahun sebelumnya.
Biasanya, cacing hati ada pada jeroan dan yang h terinfeksi cacing
hati tentunya harus dipisahkan agar tidak dikonsumsi masyarakat.
"Sesuai prosedurnya, jeroan yang mengandung cacing hati akan diberi
karbol. Setelah itu, akan kita kubur," kata Elly.
Elly menjelaskan, cacing hati ini berasal dari pakan rumput yang
tertempel cacing, kemudian dimakan hewan ternak. "Jadi cacingnya ini
masuk melewati pakan. Telur cacing ini, inangnya berasal dari siput,"
jelasnya.
Menurut Elly, jeroan yang telah terinfeksi cacing hati akan berdampak
buruk pada kesehatan jika dimakan. Meski penyakit ini tidak tergolong
berbahaya.
"Meski penyakit ini bukan tipe zoonosa (menular ke manusia), tetapi
akan berdampak buruk pada pencernaan jika dimakan oleh manusia,"
tandasnya.
Sumber
Idul Adha Mulai Dekat, Distannak Inventarisir Hewan Kurban
Written By Admin on Monday, September 7, 2015 | 10:26 AM
Label:
Berita,
Seputar Padjajaran



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !