Harusnya laga melawan Ukraina jadi pertandingan spesial untuK Cesc Fabregas mengingat dia merayakan milestone di sana. Sayangnya, pertandingan itu berjalan buruk untuk gelandang 28 tahun tersebut.
Olympiastadion
Kiev adalah tempat spesial bagi Fabregas dan rekan-rekan setimnya,
karena 3,5 tahun lalu mereka merayakan kemenangan atas Italia di laga
final Piala Eropa 2012, yang sekaligus jadi trofi ketiga mereka di
kompetisi itu.
Kini Fabregas datang kembali ke sana dan ada momen
spesial yang dirayakan olehnya, karena dia kini jadi salah satu pemain
yang punya 100 caps bersama timnas La Furia Roja. Di umurnya saat ini, Fabregas jadi pemain tercepat yang meraihnya setelah Sergio Ramos.
Debut
Fabregas bersama 'Tim Matador' dilakoni pada usia 18 tahun pada 2006
silam dan masuk dalam 10 pemain berpengalaman sepanjang sejarah tim
nasionalnya. Sebelum Fabregas, sudah ada Iker Casillas, Xavi, Andoni
Zubizarreta, Ramos, Xabi Alonso, Fernando Torres, Andres Iniesta, Raul,
dan Carles Puyol.
Wajar jika Fabregas dipercaya memegang ban
kapten di laga melawan Ukraina, Selasa (13/10/2015) dinihari WIB tadi,
untuk memimpin rekan-rekannya yang sebagian besar masih minim pengalaman
internasional.
Sayang hasil yang diharapkan tidak berjalan
sesuai keinginan Fabregas. Meski Spanyol akhirnya menang tipis 1-0,
namun performa Fabregas tidaklah memuaskan.
Itu dipuncaki dengan
kegagalannya mengeksekusi penalti pada menit ke-25 usai dirinya
dilanggar pemain Ukraina. Performa buruk ini terjadi saat manajer
Chelsea, Jose Mourinho, menonton langsung aksinya dari tribune. Ini kian
menjustifikasi bahwa Fabregas memang tengah menurun setelah
penampilannya di klub musim ini juga mengecewakan.
Sudah jatuh,
tertimpa tangga pula, mungkin itu pas dialamatkan untuk Fabregas yang
akhirnya cuma bermain 64 menit sebelum digantikan Juan Mata, sekaligus
mencatatkan sebuah rekor buruk, yakni Fabregas dicatat Misterchip sudah gagal mengeksekusi empat tendangan penalti yang didapatnya selama memperkuat Spanyol.
Tiga
penalti gagal Cesc sebelumnya adalah melawan Chile (2011), El Salvador
(2014), dan melawan Prancis di kualifikasi Piala Dunia 2014.
Sumber



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !