Hingga saat ini, pihak yang bertanggung jawab atas insiden kecelakaan
Bandung Tour on Bus (Bandros) yang merenggut nyawa Andy Setiawan
Haryanto (19) masih diselimuti tanda tanya.
Dinas Perhubungan
(Dishub) sebagai pemegang kendali transportasi di Kota Bandung, memilih
bungkam. Padahal, Bandros yang merupakan salah satu rencana pemerintah
dalam Bandung urban mobility project.
"Iya betul, Bandros masuk
dalam rencana urban mobility project. Cuma oleh pimpinan akan dievaluasi
terkait penyelenggaraan Bandros. Tetapi bukan tupoksi saya buat
komentar," kilahu Kepala Dishub Kota Bandung, Ricky Gustiadi saat
ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukenca, Senin (2/10/2015).
Ricky
menegaskan, selama satu tahun beroperasinya bus nyentik yang kini
menjadi ikon baru di Kota Bandung, bukan merupakan tupoksi Dishub.
Melainkan, pihak ketiga yang sudah dipercaya untuk mengelola bandros
tersebut.
Akan tetapi, saat dimintai kejelasan terkait siapa
pihak ketiga yang bertanggung jawab mengelola Bandros tersebut,
lagi-lagi Ricky memilih enggan berkomentar lebih lanjut terkait hal itu.
"Saya sementara no komen, karena memang bukan tupoksi saya, jadi nanti nunggu hasil evaluasi saja," tegasnya kembali berkilah.
Sumber
Bandros Menelan Korban Jiwa, Dishub Memilih Bungkam
Written By Admin on Tuesday, November 3, 2015 | 10:51 AM
Label:
Berita,
Seputar Padjajaran



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !