Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, mencairnya hubungan Aburizal Bakrie dengan Agung Laksono harus mendapat apresiasi.
"Karena akhirnya mereka bisa mencair. Konflik atau dualisme yang
terjadi di internal cukup menguras energi Golkar," kata Pangi melalui
pesan singkatnya, Rabu (4/11/2015).
Pangi menuturkan, melunaknya sikap Aburizal patut diduga adanya
jamninan bahwa pria yang akrab disapa Ical itu tetap menjadi Ketua Umum Partai Golkar lima tahun ke depan.
Menurutnya, bisa saja ada deal-deal yang terjadi pada silaturahmi nasional Golkar.
"Goal settingnya adalah bergabungnya Golkar ke KIH. Mungkin saja
sudah disiapkan elite-elite pengisi pos-pos di kabinet. Sinyal reshuffle
sudah santer terdengar," tuturnya.
Bukan tidak mungkin Golkar mendapatkan kursi menteri. Ia
berpandangan, bergabungnya Golkar ke KIH adah bentuk persekongkolan
politik.
"ARB sudah kewalahan dan kehabisan energi 'dijahilin' oleh Pemerintah via Menkumham dan Mahkamah Agung," ujarnya.
Sumber



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !