Ledakan bom dan penembakkan yang dilakukan kelompok teroris di Jln. M.Husni Thamrin, Jakarta pada Kamis (14/1/2016), tidak berdampak pada Car Free Day di Kota Bandung. Kegiatan tetap dipadati warga dari berbagai daerah. Bedanya, ada pengamanan yang mencolok dari Polrestabes Bandung yang dilakukan dengan sistem terbuka dan terturup.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol di Mapolrestabes Bandung, Minggu (17/1/2016), mengatakan pihaknya hanya menurunkan puluhan anggota dari fungsi lantas, Sabhara, Pam Obvit, dan anggota yang menggunakan baju preman dari fungsi intel dan reserse dalam pengaman di CFD
"Kita hanya menurunkan kurang lebih 40 personel anggota. Memang kita tidak melakukan pengamanan terlalu mencolok. Nanti masyarakat merasa ketakutan. Akan tetapi kita tetap waspada," ujarnya.
Masih dikatakannya, dalam pengamanan di CFD pun, petugas lantas hanya melakukan pengaturan lalulintas. Sedangkan anggota dari fungsi Sabhara dan Pam obvit, mereka melakukan patroli dengan menggunakan sepeda, berkeliling di area CFD. Dan untuk anggota dari fungsi intel serta Reskrim berbaur dengan pengunjung.
"Dalam pengamanan tadi kami tonjolkan patroli bersepeda yang dilakukan oleh angota dari Sabraha dan Pam Obvit. Allhamdulilah dari kegiatan tadi berjalan lancar serta kondusif. Saya berharap kota Bandung tetap kondusif, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktifitasnya," katanya.
Kapolres pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Bandung agar lebih peka lagi terhadap lingkungan di sekitarnya.
"Kami juga berpesan agar masyarakat menghidupkan kembali siskamling dilingkungannya, warga pendatang wajib lapor 1x24 jam, dan segera melaporkan ke bhabinkamtibmas, babinsa atau ke kantor polisi terdekat jikalau menemukan hal-hal yang mencurigakan. Kami pun berharap ada peran serta dari masyarakat untuk mewujudkan Kota Bandung kondusif," harapnya.
Kapolres pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Bandung agar lebih peka lagi terhadap lingkungan di sekitarnya.
"Kami juga berpesan agar masyarakat menghidupkan kembali siskamling dilingkungannya, warga pendatang wajib lapor 1x24 jam, dan segera melaporkan ke bhabinkamtibmas, babinsa atau ke kantor polisi terdekat jikalau menemukan hal-hal yang mencurigakan. Kami pun berharap ada peran serta dari masyarakat untuk mewujudkan Kota Bandung kondusif," harapnya.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !