Komisi B adalah salah satu komisi
yang hadir sebagai alat kelengkapan dewan di DPRD Kota Bandung. Di mana komisi
B ini sediri memiliki tugas dan mengarap 12 bidang. Semua bidang,
berkaitan dengan masalah Perekonomian & Keuangan. Bidang-bidang tersebut
yaitu Perdagangan & Perindustrian, Pertanian (Tanaman Pangan, Perikanan
& Peternakan), Ketahanan Pangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan
Ekonomi Kreatif, Pariwisata, Keuangan Daerah, Pendapatan
Asli Daerah, Perbankan, Perusahaan Daerah, Perusahaan Patungan dan Penanaman
Modal.
Sofyanudin Syarief,
Sm,Hk dari fraksi Golkar, selaku Ketua
Komisi B menuturkan bahwa karena kita tugasnya di bidang ekonomi dan keuangan,
jadi semua masalah-masalah keuangan
tupoksinya disini, misalnya Disyanjak kemudian yang menghasilkan PAD termasuk
PD. Pasar, PD. Kebersihan, PDAM, BPR itu adalah mitra kita.
“Komisi B untuk tahun
kemarin sudah banyak yang kita kerjakan
dan karena kita mitranya masalah-masalah berhubungan dengan PAD dengan
restribusi jadi kita selalu mengadakan rapat-rapat kerja kemudia kunjungan
kerja mengadakan konsultasi ke Kemendagri dan Kemenkeu, bagaimana meningkatkan
PAD terus juga bagaimana mendorong supaya PD-PD yang ada di Bandung makin
professional dan lain-lain “tuturnya.
“Untuk tahun 2016
sendiri rencana kerjanya masih tetap saja, yang pertama kita akan mengadakan
rapat kerja dengan semua mitra kerja dengan semua PD untuk mendorong utuk lebih
bisa meningkatkan PAD dan lebih professional lagi.
Misalnya untuk saat ini
kita akan rapat kerja dengan Disyanjak, dimana rencananya kita ingin
meningkatkan PAD itu karena untuk tahun 2016 ini harus dapat 2,1 triliun, nah
untuk mencapai itu kita ingin mendorong agar factor pajak itu bisa sesuai
target, syukur-syukur melebihi target, oleh karena itu kita akan rapat kerja
tentang pajak online, bagaimana kita bisa bekerjasama dengan bank-bank lain
supaya mengontrolnya mudah karena dengan online itu tiap detik itu ada traksasi
di hotel dan restoran jadi nantinya bisa kita ketahui termasuk masalah parkir
sehingga parkir itu setiap transaksi bisa dionline.
Karena menurut kajian
akademis dari UNPAD bahwa dengan dari parkir saja itu bisa meningkat tiga kali
lipat dari yang sekarang oleh karena itu kita selalu dorong terus kalau perlu
anggaran kita anggarkan sehingga kalau PAD meningkat semua renacana pembangunan di kota Bandung akan selalu
berjalan dari mulai masalah pendidikan, kesehatan, inspratukstur itu semua kan
urusan wajib makanya Komisi B akan selalu berusaha untuk lebih meningkatkan PAD
kota Bandung”, ujarnya.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !