Gubernur Jawa Barar mengibarkan bendera start tanda dimulainya pendistribusian Rasik/Rastra di Jawa Barat tahun 2016. Di Gedung Sate, Jumat (22/1/2016). Anthika Asmara
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryewan luncurkan beras miskin (raskin)/beras sejahtera (rastra) 2016 sebanyak 470.842.200 kilogram, di Gedung Sate Bandung, Jumat (22/1/2016). Dengan peluncuran tersebut, tanda dimualainya distribusi beras raskin/rastra 2016 di Jawa Barat.
Aher panggilan Akrab Ahmad Heryawan mengatakan, jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) Jabar sebanyak 2.615.790, dengan pagu raskin/rastra 70.842.200 kg per tahun atau 39.236.850 kg/bulan, jumlah tersebut sama dengan 2015.
"2,6 juta lebih RTS di Jabar, 13 juta lebih orang telah dipenuhi kebutuhan pangannya oleh negara. Dengan begitu, bukan hanya masyatakat miskin yang diberi raskin/rastra juga warga yang rawan miskin, karena pangan merupakan kebutuhan masyarakat yang paling mendasar," katanya.
Kemudian penyerapan raskin di Jabar mencapai 97% untuk 2015 dari yang ditargetkan, sisanya tidak tersalur akibat ada yang belum bayar raskin tersebut sehingga Bulog menahan raskin untuk tidak di salurkan.
"Saya harap tahun ini penyerapan raskin bisa 100%, kemudian raskin ini diharapkan bisa menjadi instrumen untuk menjaga kestabilan harga beras, paling tidak bisa stabil harga berasnya kalau tidak turun," kata Gubernur.
Sumber
Raskin Jabar 2015 Terserap 97 Persen
Written By Admin on Friday, January 22, 2016 | 10:53 AM
Label:
Berita,
Seputar Padjajaran



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !