CIANJUR - Aksi coret tembok mewarnai unjuk rasa yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cianjur dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (20/6).
Beradasarkan pantauan pedemo ini melakukan coret tembok terhadap gedung yang dibiayai APBD itu. Mereka mencoret tembok menggunakan pilok. Adapun coretan berwarna merah itu bertuliskan Disegel Rakyat.
Tak puas, mereka hendak mencoret tembok lainnya. Namun aksi tersebut dihentikan paksa aparat kepolisian dari Polres Cianjur. Bahkan Kapolres Cianjur, AKBP Dedy Kusuma Bakti ikut menghentikan aksi vandalis itu.
Sebelumnya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cianjur dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) berhenti di depan SPBU 3443215 di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis (20/6).
Rencananya mereka akan berdemo di gedung DPRD Cianjur setelah melakukan aksi teaterikal di tengah Bundaran Tugu Ngaos Mamaos dan Maenpo, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis (20/6).
Dalam aksinya mereka menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang rencananya akan diumumkan dalam waktu dekat ini. Selain itu mereka menolak program pemerintah seperti Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Mereka membawa berbagai spanduk dan atribut organisasi mahasiswa yang mereka naungi.
Beradasarkan pantauan pedemo ini melakukan coret tembok terhadap gedung yang dibiayai APBD itu. Mereka mencoret tembok menggunakan pilok. Adapun coretan berwarna merah itu bertuliskan Disegel Rakyat.
Tak puas, mereka hendak mencoret tembok lainnya. Namun aksi tersebut dihentikan paksa aparat kepolisian dari Polres Cianjur. Bahkan Kapolres Cianjur, AKBP Dedy Kusuma Bakti ikut menghentikan aksi vandalis itu.
Sebelumnya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cianjur dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) berhenti di depan SPBU 3443215 di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis (20/6).
Rencananya mereka akan berdemo di gedung DPRD Cianjur setelah melakukan aksi teaterikal di tengah Bundaran Tugu Ngaos Mamaos dan Maenpo, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis (20/6).
Dalam aksinya mereka menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang rencananya akan diumumkan dalam waktu dekat ini. Selain itu mereka menolak program pemerintah seperti Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Mereka membawa berbagai spanduk dan atribut organisasi mahasiswa yang mereka naungi.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !