MARTAPURA - Gol balasan Mbida Messi yang diciptakan pada menit 87, berhasil menghindarkan skuad "Maung Bandung" Persib dari kekalahan setelah sukses menahan imbang tuan rumah Barito Putera 2-2 (1-2), pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia 2012/2013 di Stadion Demang Lehman, Martapura, Jumat (26/7) malam WIB.
Dalam laga tersebut sebetulnya Persib tampil sebagai pemenang, jika saja gol Kenji yang dicetak di menit akhir babak kedua tidak dianulir wasit Solikin, yang menganggap Kenji terlebih dahulu melakukan pelanggaran terhadap penjaga gawang Barito Putra, Dian Agus. Kubu Persib sempat memprotes tindakan wasit yang dianggap tidak jeli, bahkan wasit dituding telah merampok kemenangan kubu Persib.
Dengan hasil itu, Persib tertahan di peringkat ke-4 klasemen sementara dengan 55 poin atau tertinggal 1 poin dari Sriwijaya FC di posisi tiga. Namun, Persib memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak dibanding Sriwijaya FC.
Pada 15 menit awal babak pertama, kedua tim bermain seimbang dengan memperagakan permainan cepat. Salah satu peluang Persib dihasilkan M. Ridwan yang tampil lebih ke depan. Sepakan mendatarnya dari luar kotak penalti menyambut umpan terobosan Firman Utina menit ke-12, masih mengarah tepat ke pelukan kiper tuan rumah, Dian Agus. Lima menit berselang, tendangan salto Makan Konate memanfaatkan kemelut di muka gawang Persib, membuat Barito Putera unggul satu gol.
Persib menyamakan kedudukan menjadi 1-1 menit ke-26. Tendangan bebas Tony Sucipto dari sektor kiri pertahanan Barito Putera, mengarah ke tiang jauh dan disambut sundulan Abanda Herman. Namun, menit ke-35, bola mengenai tangan Abanda Herman di dalam kotak terlarang. Wasit pun langsung menunjuk titik putih. Djibril Coulibaly yang menjadi eksekutor pun menaklukkan I Made Wirawan dan membawa tuan rumah kembali memimpin, 2-1.
"Maung Bandung" lebih banyak menyerang dari sektor kanan yang dihuni Supardi dan M. Ridwan. Sedangkan Sergio yang beroperasi lebih ke kiri, masih kesulitan mendapat pasokan bola dari lini tengah.
Memasuki babak kedua, pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman mencoba melakukan pergantian pemain dengan menarik Firman Utina keluar dan digantikan Mbida Messi. Djibril Coulibaly tampaknya menjadi pemain yang merepotkan bagi Persib. Hanya dalam tempo dua menit, satu tendangan dan satu sundulannya hampir membobol gawang tim tamu.
Persib mencoba membangun serangan dengan memanfaatkan umpan-umpan panjang. Akan tetapi, para pemain belakang Barito Putera tampil disiplin dalam menjaga daerah permainannya. Menit ke-67, Djadjang Nurdjaman menambah daya gedor dengan memasukkan Kenji Adachihara menggantikan M. Ridwan.
Jarak antara lini tengah dan lini belakang Persib yang terlalu renggang, mampu dimanfaatkan oleh Barito Putera. Setidaknya dua tembakan masing-masing dari Rizki Ripora dan Makan Konate berawal dari kelemahan tersebut.
Menit ke-87, Mbida Messi menghindarkan Persib dari kekalahan saat sepakannya menyambut umpan Kenji, melesat keras ke gawang Barito Putera. Pada injury time, kerja sama apik Sergio-Kenji mampu menaklukkan kiper Dian Agus, tetapi wasit Solikin menilai Kenji melakukan pelanggaran terlebih dahulu kepada Dian Agus. Hingga laga usai, skor tetap 2-2.
Dengan hasil itu, Persib tertahan di peringkat ke-4 klasemen sementara dengan 55 poin atau tertinggal 1 poin dari Sriwijaya FC di posisi tiga. Namun, Persib memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak dibanding Sriwijaya FC.
Pada 15 menit awal babak pertama, kedua tim bermain seimbang dengan memperagakan permainan cepat. Salah satu peluang Persib dihasilkan M. Ridwan yang tampil lebih ke depan. Sepakan mendatarnya dari luar kotak penalti menyambut umpan terobosan Firman Utina menit ke-12, masih mengarah tepat ke pelukan kiper tuan rumah, Dian Agus. Lima menit berselang, tendangan salto Makan Konate memanfaatkan kemelut di muka gawang Persib, membuat Barito Putera unggul satu gol.
Persib menyamakan kedudukan menjadi 1-1 menit ke-26. Tendangan bebas Tony Sucipto dari sektor kiri pertahanan Barito Putera, mengarah ke tiang jauh dan disambut sundulan Abanda Herman. Namun, menit ke-35, bola mengenai tangan Abanda Herman di dalam kotak terlarang. Wasit pun langsung menunjuk titik putih. Djibril Coulibaly yang menjadi eksekutor pun menaklukkan I Made Wirawan dan membawa tuan rumah kembali memimpin, 2-1.
"Maung Bandung" lebih banyak menyerang dari sektor kanan yang dihuni Supardi dan M. Ridwan. Sedangkan Sergio yang beroperasi lebih ke kiri, masih kesulitan mendapat pasokan bola dari lini tengah.
Memasuki babak kedua, pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman mencoba melakukan pergantian pemain dengan menarik Firman Utina keluar dan digantikan Mbida Messi. Djibril Coulibaly tampaknya menjadi pemain yang merepotkan bagi Persib. Hanya dalam tempo dua menit, satu tendangan dan satu sundulannya hampir membobol gawang tim tamu.
Persib mencoba membangun serangan dengan memanfaatkan umpan-umpan panjang. Akan tetapi, para pemain belakang Barito Putera tampil disiplin dalam menjaga daerah permainannya. Menit ke-67, Djadjang Nurdjaman menambah daya gedor dengan memasukkan Kenji Adachihara menggantikan M. Ridwan.
Jarak antara lini tengah dan lini belakang Persib yang terlalu renggang, mampu dimanfaatkan oleh Barito Putera. Setidaknya dua tembakan masing-masing dari Rizki Ripora dan Makan Konate berawal dari kelemahan tersebut.
Menit ke-87, Mbida Messi menghindarkan Persib dari kekalahan saat sepakannya menyambut umpan Kenji, melesat keras ke gawang Barito Putera. Pada injury time, kerja sama apik Sergio-Kenji mampu menaklukkan kiper Dian Agus, tetapi wasit Solikin menilai Kenji melakukan pelanggaran terlebih dahulu kepada Dian Agus. Hingga laga usai, skor tetap 2-2.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !