BANDUNG,(PR).-Sebanyak 28 persen dari tujuh ribu pekerja seks
komersial (PSK) anak di Bandung Raya masih berada di bangku sekolah. PSK
anak dikategorikan mereka yang berada di bawah usia 18 tahun. Bahkan
persoalan seks bebas saat ini sudah menyentuh anak usia 13 tahun.
Demikian dikemukakan Wakil Ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat Dra. Yeni
Huriyani, M.Hum seusai Seminar Nasional & Call For Paper Psikologi
di Aula Universitas Islam Bandung (Unisba), Jln. Tamansari, Kota
Bandung, Rabu (4/9/2013).
Dia juga mengatakan persoalan seks bebas di Kota Bandung telah
mengalami pergeserean usia pelakunya. Jika pada tahun 1990-an seks bebas
melanda kalangan mahasiswa. Sementara saat ini persoalan seks bebas
sudah melanda anak-anak usia 13 tahun. Artinya seks bebas telah
dilakukan oleh mereka yang masih ada di usia sekolah menengah pertama.
"Permisivisme dikalangan anak-anak muda sudah luar biasa. Perilaku
seks bebas sudah di angka 13 tahun untuk wilayah Bandung Raya
berdasarkan data penanganan korban. Ini peristiwa luar bisa," ujar Yeni.
Menurutnya, gaya hidup menjadi salah satu alasan yang mendorong
kondisi perilaku seks bebas hingga pelacuran di kalangan anak. Ada pula
yang awalnya menjadi korban karena terpaksa akhirnya menjadi sukarela
karena adanya imbalan yang diterima.
"Anak-anak ini pengen nongkrong di cafe, di tempat-tempat elit atau
punya gadget canggih. Mereka diiming-imingi handphone bagus. Janjian
ketemuan di luar sekolah," kata Yeni.
sumber : di sini
28 Persen PSK Anak di Bandung Raya Masih Sekolah
Written By Admin on Sunday, September 8, 2013 | 4:34 AM
Label:
Berita,
Seputar Padjajaran


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !