Headlines News :

Followers

Powered by Blogger.
Home » » Seni Pencak Silat Minim Perhatian Pemerintah

Seni Pencak Silat Minim Perhatian Pemerintah

Written By Unknown on Wednesday, May 7, 2014 | 8:19 AM

RETNO HY/"PRLM"Seni Pencak Silat Minim Perhatian Pemerintah

Masyarakat Pencak Silat Indonesia (Maspi) mengharapkan pemerintah memerhatikan kondisi seni Pencak Silat yang semakin ditinggalkan. Sementara pratisi seni Pencak Silat sejumlah negara Eropa justru mencari dan berlatih langsung seni Pencak Silat dari tokoh pewaris.

“Dalam acara ini, diantara diskusi (ngadu bako) sengaja diselingi dan ditampilkan sesepuh dari beberapa paguron yang mewakili aliran seni Pencak Silat. Kenapa? Karena kami dari Maspi merasa khawatir dari waktu ke waktu seni Pencak Silat yang merupakan seni tradisi asli bangsa Indonesia semakin hilang bersama dengan perkembangan seni Pencak Silat menjadi ilmu beladiri dan olah raga untuk mengejar prestasi,” ujar Wahdat Mardi Yuana, Kepala Subdit Seni Pertunjukan Direktorat Direktorat Kesenian Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, yang juga sesepuh seni Pencak Silat, pada acara “Temu Pendekar jeung Ngadu Bako” bertajuk “Ngaguar Pencak Silat ti Bihari ka Kiwari”, Minggu (4/5/2014) di Gedung Indonesia Menggugat (Landraad) di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Diungkapkan Wahdat, di sejumlah negara Eropa, seperti Belanda, Italia dan Prancis seni Pencak Silat diajarkan secara khusus. Bahkan di Belanda dan Italia sudah ada akademi atau perguruan tinggi Pencak Silat yang secara rutin mengundang atau mendatangkan sesepuh seni Pencak Silat dari Indonesia, atau pengajarnya datang langsung ke Indonesia ke tempat atau paguron Pencak Silat yang masih benar-benar mengajarkan seni Pencak Silat, bukan olahraga beladiri Pencak Silat.

Bahkan menurut Wahdat, Presiden Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (Pesaka), Datuk Sri Utama Mohamad bin Haji Hasan, menegaskan bahwa seni bela diri pencak silat sudah diakui sebagai olahraga negara Malaysia. Untuk itu, pencak silat sudah tertuang dalam Garis Besar Haluan Negara Malaysia.

Sebagai bukti keseriusan untuk pengembangan, Malaysia sudah menuangkan pencak silat dalam bentuk kurikulum dengan mendapat bantuan dari Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa (Persilat). "Tentu dengan langkah memasukkan pencak silat sebagai olahraga negara Malaysia, secara tidak langsung membuat kita yang selama ini berkecimpung dalam pembinaan dan pengembangan pencak silat ke penjuru dunia merasa iri, miris, prihatin dan berbagai perasaan lainnya,” ujar Wahdat.

“Temu Pendekar jeung Ngadu Bako” bertajuk “Ngaguar Pencak Silat ti Bihari ka Kiwari”, Minggu (4/5/2014), dihadiri sekitar 20 sesepuh dari sejumlah Paguron Pencak Silat berbagai aliran atau jurus seni Pencak Silat. Tampil secara bergantian Ki Sumarta (105) dari Paguron Benteng Padjajaran, Haji Azis (65) Cikalong Cianjur, Ki Eme (99) Putra Siliwangi Garut, Kusnadi (88) Kota Cimahi, Ki Enton (84) dari Paguron Santika Ujungberung, serta sejumlah sesepuh dari paguron Pencak Silat lainnya dan turut unjuk kabisa Claudio Conti pemilik akademi seni Pencak Silat Claudio Conti Academy di Turin Italia.
 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BANDUNG

BANDUNG

DPRD KOTA BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Media Padjajaran - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya