Headlines News :

Followers

Powered by Blogger.
Home » » Tambahan 10 Emas Belum Bisa Dongkrak Posisi Jabar di Kejurnas

Tambahan 10 Emas Belum Bisa Dongkrak Posisi Jabar di Kejurnas

Written By Unknown on Saturday, May 24, 2014 | 1:23 PM


        Tambahan 10 emas di hari kedua Kejuaraan Nasional Renang KU 2014 di Kolam Renang Senayan, Jakarta, Jumat (23/5/2014), belum bisa mendokrak posisi kontingen Jawa Barat dalam klasemen perolehan medali sementara. 


Jawa Barat masih tertinggal dua emas dari pemuncak klasemen sementara DKI Jakarta. Jawa Barat hingga kemarin meraih 26 emas, 18 perak, dan 14 perunggu.

Sementara DKI memimpin dengan 28 emas, 34 perak, dan 15 perunggu. Posisi ketiga ditempati Jatim dengan 17 emas, 17 perak, dan 26 perunggu.

Emas yang diperoleh tim Jawa Barat didominasi oleh para atlet-atlet pelatnas, seperti Triady, Ricky Anggawidjaya, Raina Saumi G, Yessy V. Yosaputra, dan Monaliza.

Triady menghasilkan emas di kelompok senior nomor 50 meter kupu-kupu dengan catatan waktu 24,70 detik dan 200 meter gaya bebas dengan hasil 1 menit 54,66 detik.

Sedangkan Monaliza di grup I, menambah di nomor 800 meter grup I dengan waktu 9 menit 16,30 detik dan 400 meter gaya ganti perorangan dengan 5 menit 5,39 detik. Sedangkan Ricky, Yessy, dan Raina masing-masing menambah pundi emas Jabar dengan satu emas.

Ricky dan Yessy merebut emas di nomor 200 meter gaya punggung grup I putra dan putri, sementara Raina merebut emas di 200 meter gaya bebas kelompok senior.

Kendati emas didominasi oleh para perenang pelatnas, namun beberapa perenang muda Jabar juga berhasil menorehkan prestasi terbaik di Kejurnas ini.

Seperti A. Fadlan Prawira yang berhasil menyumbangkan dua emas dari nomor 800 meter gaya bebas dan 400 meter gaya ganti perorangan grup I.

Lalu ada, Satrio Bagaskara yang berhasil menyisihkan Fadlan dengan selisih waktu 0,29 detik di nomor 200 meter gaya bebas grup I. Catatan waktu yang dihasilkan Satrio sendiri adalah 1 menit 55,15 detik.

Sayangnya melihat dari catatan waktu yang ditorehkan oleh para perenang Jabar, khususnya para atlet pelatnas, rata-rata tidak ada yang bisa melewati waktu terbaiknya.

Kondisi ini, menurut Ricky dikarenakan begitu dekatnya persiapan mereka dengan kejuaraan Malaysia Open pekan lalu.
"Tidak banyak persiapan yang bisa dilakukan. Karena waktunya terlalu dekat dengan try out pelatnas di Malaysia Open pekan lalu. Jadi hasil di Kejurnas ini rata-rata tidak maksimal," ucap Ricky usai berlomba.

Tidak maksimalnya hasil dari Kejurnas ini, bisa dilihat dari raihan yang diperolehnya. Dari tiga nomor yang diikutinya, Ricky hanya mampu memperoleh emas di 200 punggung putra. Sementara di dua nomor lainnya dia hanya menghasilkan perak.

"Sejauh ini memang secara umum, di nomor 200 punggung saya masih di bawah bayang-bayang Siman (I Gde Sudartawa). Tapi saya cukup puas, karena pautan waktunya tidak terlalu jauh," ungkapnya.

Sumber//
 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BANDUNG

BANDUNG

DPRD KOTA BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Media Padjajaran - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya