Sebuah studi menemukan jika organisma macam
cacing bisa hidup lebih lama justru saat tak ada asupan makanan. Saat
lapar, jaringan sel pada cacing terhenti dan memperlambat penuaan sampai
makanan tersedia kembali.
Jaringan sel cacing berhenti menua
saat mereka dalam keadaan lapar. Hidup mereka jadi dua kali lebih lama
ketimbang cacing yang mendapat asupan makanan secara normal. Mereka
tetap bisa bergerak namun jaringan dan organ mereka tidak menua. Saat
mereka kembali mendapat makanan, cacing mulai tumbuh dengan normal dan
waktu hidup mereka berkembang dua kali lipat.
Studi ini dilakukan
oleh Duke University, Amerika dan dipublikasikan pada jurnal PLOS
Genetics. Studi dilakukan melibatkan hampir seluruh organisme seperti
lalat, monyet dan cacing. Seluruh objek diharuskan diet. Hasilnya waktu
hidup mereka bertambah 30 hingga 200 persen dibanding organisme yang
bisa makan dengan normal.
Dilansir melalui BBC, Senin 23
Juni 2014, dalam penelitian tersebut terlihat jika cacing nematode
kecil, Caenorhabditis elegans (C.elegans) yang biasa ditemukan di bawah
tanah, menjadi objek paling diminati para peneliti. Pasalnya, cacing
tersebut mencapai usia dewasa pada kurun tiga hingga empat hari dan
berkembang dengan cara yang sama.
Selain itu, cacing tersebut
juga terang sehingga peneliti bisa melihat langsung ke dalam tubuh.
Cacing nematode juga terdiri dari beberapa ratus sel saja. Keduanya
membuat peneliti dapat melihat dengan jelas hanya dengan bantuan
mikroskop.
Dalam penelitiannya, peneliti menyingkirkan makanan
untuk cacing setelah mereka mendapat asupan yang cukup. Reaksi pada
cacing kemudian diteliti. Dalam hitungan jam, perkembangan cacing
berhenti namun tetap bergerak dan hidup. Ketika cacing mulai diberi
makan kembali, perkembangan jaringan tubuh mereka mulai naik lagi dan
berubah normal.
"Organisme itu memiliki kewajiban untuk
memonitor lingkungan dan memutuskan apakan lingkungan tersebut bisa
melanjutkan perkembangan mereka. Jika tidak, mereka akan berhenti. Jika
ya, maka mereka lanjut. Inilah yang dimaksud 'checkpoint' pada
organisme. Keputusannya memiliki implikasi karena berfungsi menentukan
perkembangan atau pertahanan," ujar peneliti Adan Schindler.
Studi
itu juga menunjukkan jika cacing bisa bertahan dalam keadaan lapar
selama dua minggu. Mereka tetap berkembang secara normal saat mereka
mulai mendapat asupan kembali. Periode saat kelaparan memungkinkan
mereka mendapat tambahan waktu hidup selama dua minggu.
Berkat
temuan ini, para peneliti menyiapkan studi genetik untuk menemukan
kemungkinan implikasi pada penuaan diri manusia serta obar kanker. Para
peneliti menemukan pola yang ditemukan pada cacing hampir sama dengan
tumor yang berdiam selama bertahun-tahun sebelum mulai tumbuh dan
mengganas.
'Caranya adalah dengan mencari jawaban bagaimana
mereka bisa terpaksa menghentikan perkembangan jaringan tubuh mereka
secara temporer," jelas Schindler
Sumber//
Home »
Pendidikan
» Cacing Hidup Lebih Lama Saat Tak Dapat Makanan
Cacing Hidup Lebih Lama Saat Tak Dapat Makanan
Written By Unknown on Monday, June 23, 2014 | 10:21 AM
Label:
Pendidikan



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !