Headlines News :

Followers

Powered by Blogger.
Home » » Minuman Kaya Serat dari Buah Lontar

Minuman Kaya Serat dari Buah Lontar

Written By Unknown on Monday, June 23, 2014 | 1:28 PM

Selama ini, nata yang kita kenal berasal dari air kelapa atau umum disebut nata de coco. Padahal, minuman kaya serat (dietary fiber) itu bisa dibuat dari beragam buah, termasuk buah lontar atau siwalan.

Ide tersebut yang direalisasikan oleh empat mahasiswa jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK). Mereka adalah Kumalasari Diah Ayu Pebrianti, Muhammad Labib Ridlo, Dwi Handayani, dan Hasna Ulfiani.

Menurut Kumalasari, nata dabusi (daging buah siwalan) merupakan sebuah serapan dari penggalan dua huruf dari komponen pembuatnya. Kata “da” diambil dari kata daging, “bu” dari buah, dan “si” dari siwalan. Dalam penelitian tersebut, nata dibuat dalam bentuk kemasan minuman.

"Kandungan serat dalam nata cukup tinggi, yaitu 25 gram per 100 gram bahan. Serat makanan tersebut akan berguna untuk menyuplai asupan kalori, khususnya bagi manusia. Hasil penelitian membuktikan, pada kelompok populasi dengan konsumsi serat yang tinggi dijumpai insidens yang lebih rendah untuk gangguan saluran cerna, penyakit jantung, kanker kolon, dan mammae," tutur Kumalasari, seperti dinukil dari situs UNY, Jumat (20/6/2014).

Pembuatan nata dari daging buah siwalan ini, lanjutnya, diawali dengan tahap persiapan. Kemudian dilanjutkan dengan tahap pembuatan dan finishing. Pada tahap persiapan dilakukan proses pembuatan ekstrasi daging buah siwalan menggunakan air. Ekstrasi daging buah siwalan tersebut akan dilanjutkan pada tahap pembuatan.

Pada proses pembuatan, dilakukan pembuatan nata dengan cara terlebih dahulu penyaringan ekstrasi daging buah siwalan. Kemudian menuangkan bahan kimia makanan untuk memberikan unsur keawetan pada nata yang akan dibuat sesuai proporsi yang dianjurkan. Dilanjutkan dengan merebusnya dan dilakukan pemeraman dengan starter nata. Setelah tahap pembuatan, tahap finishing adalah proses pengemasan.

“Pembuatan nata dari daging buah siwalan ini bertujuan untuk menciptakan sebuah produk makanan rakyat yang murah namun memiliki kandungan gizi dan bersifat multifungsi yakni sebagai makanan sehat kaya serat yang mampu dipasarkan pada masyarakat sekaligus mampu mengoptimalkan usaha pengolahan hasil pertanian,” jelasnya.

Untuk pemasarannya, lanjut Kumalasari, nata dabusi dijual sendiri oleh tim, melalui mitra dagang. “Kami juga menggunakan media facebook dan twitter untuk promosi. Harga per cup-nya Rp2.500,” tutup Kumalasari.

Sumber//
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BANDUNG

BANDUNG

DPRD KOTA BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Media Padjajaran - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya