Selama ini, nata yang kita kenal berasal dari air kelapa atau umum
disebut nata de coco. Padahal, minuman kaya serat (dietary fiber) itu
bisa dibuat dari beragam buah, termasuk buah lontar atau siwalan.
Ide
tersebut yang direalisasikan oleh empat mahasiswa jurusan Pendidikan
IPA FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam tim
Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK). Mereka adalah
Kumalasari Diah Ayu Pebrianti, Muhammad Labib Ridlo, Dwi Handayani, dan
Hasna Ulfiani.
Menurut Kumalasari, nata dabusi (daging buah
siwalan) merupakan sebuah serapan dari penggalan dua huruf dari komponen
pembuatnya. Kata “da” diambil dari kata daging, “bu” dari buah, dan
“si” dari siwalan. Dalam penelitian tersebut, nata dibuat dalam bentuk
kemasan minuman.
"Kandungan serat dalam nata cukup tinggi, yaitu
25 gram per 100 gram bahan. Serat makanan tersebut akan berguna untuk
menyuplai asupan kalori, khususnya bagi manusia. Hasil penelitian
membuktikan, pada kelompok populasi dengan konsumsi serat yang tinggi
dijumpai insidens yang lebih rendah untuk gangguan saluran cerna,
penyakit jantung, kanker kolon, dan mammae," tutur Kumalasari, seperti
dinukil dari situs UNY, Jumat (20/6/2014).
Pembuatan nata dari
daging buah siwalan ini, lanjutnya, diawali dengan tahap persiapan.
Kemudian dilanjutkan dengan tahap pembuatan dan finishing. Pada tahap
persiapan dilakukan proses pembuatan ekstrasi daging buah siwalan
menggunakan air. Ekstrasi daging buah siwalan tersebut akan dilanjutkan
pada tahap pembuatan.
Pada proses pembuatan, dilakukan pembuatan
nata dengan cara terlebih dahulu penyaringan ekstrasi daging buah
siwalan. Kemudian menuangkan bahan kimia makanan untuk memberikan unsur
keawetan pada nata yang akan dibuat sesuai proporsi yang dianjurkan.
Dilanjutkan dengan merebusnya dan dilakukan pemeraman dengan starter
nata. Setelah tahap pembuatan, tahap finishing adalah proses pengemasan.
“Pembuatan
nata dari daging buah siwalan ini bertujuan untuk menciptakan sebuah
produk makanan rakyat yang murah namun memiliki kandungan gizi dan
bersifat multifungsi yakni sebagai makanan sehat kaya serat yang mampu
dipasarkan pada masyarakat sekaligus mampu mengoptimalkan usaha
pengolahan hasil pertanian,” jelasnya.
Untuk pemasarannya, lanjut
Kumalasari, nata dabusi dijual sendiri oleh tim, melalui mitra dagang.
“Kami juga menggunakan media facebook dan twitter untuk promosi. Harga
per cup-nya Rp2.500,” tutup Kumalasari.
Sumber//
Home »
Pendidikan
» Minuman Kaya Serat dari Buah Lontar
Minuman Kaya Serat dari Buah Lontar
Written By Unknown on Monday, June 23, 2014 | 1:28 PM
Label:
Pendidikan



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !