Kepala Seksi Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Bogor, Budi Aksomo mengatakan proses evakuasi berjalan sulit karena medannya terlalu curam, yakni dengan kemiringan tanah 60 derajat dengan tinggi 20 meter. "Selain itu pergerakan material tanahnya cepat, ditambah puing-puing rumah dan pohon-pohon bambu yang ikut tergerus tanah," jelasnya saat dihubungi, Selasa (17/6/2014).
Lanjutnya, akibat longsor tersebut, 9 warga tertimbun. Hingga saat ini, petugas baru mengevakuasi 6 korban atas nama Sofiah (70), Dede (34), Pardi (26), Wahyu (17), Risma (13), Amih (27) dan Rizki (4). Sedangkan, 3 orang lainnya belum dievakuasi dan belum diketahui identitasnya. Selain itu, enam korban lagi yang selamat adalah Ayang, Kurniawan, Supardi, Sapti, Ela dan Kuncoro mengalami luka ringan.
Budi membeberkan, peristiwa longsor tersebut terjadi saat hujan deras sekira pukul 21.30 WIB. "Lalu, jam setengah dua malam, tiba-tiba terjadi longsor," ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, beberapa tetangga dekat langsung menghampiri tempat kejadian dan menolong korban yang selamat.
Sumber//


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !