Headlines News :

Followers

Powered by Blogger.
Home » » Sidang Isbat Awal Ramadan Dilakukan Tertutup, Jumat Ini

Sidang Isbat Awal Ramadan Dilakukan Tertutup, Jumat Ini

Written By Unknown on Friday, June 27, 2014 | 7:49 AM

Sidang isbat (penetapan) awal Ramadan 1435H/2014M yang digelar Jumat (27/6/2014) akan dilakukan dalam tiga sesi di tiga tempat (ruangan) yang berbeda di Gedung Kementerian Agama, Jakarta.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemenag, Zubaidi di Jakarta, Selasa (24/6/2014).

Menurut Zubaidi, pertemuan yang mengundang seluruh perwakilan ormas Islam ini akan diawali dengan sessi pra sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 17.45 WIB.

“Sidang dimulai dengan sesi pemaparan mengenai posisi hilal di Indonesia secara astronomis pada hari itu yang akan disampaikan oleh Prof. Thomas Djamaludin (LAPAN) dan Cecep Nurwendaya (Badan Hisab Rukyat),” terang Zubaidi.

“Sesi pra sidang ini diakhiri dengan makan malam dan shalat Magrib. Media dipersilahkan untuk mengikuti, meliput dan menyiarkan sesi ini kepada masyarakat,” tambahnya.
Sesi kedua adalah pelaporan dan pembahasan hasil rukyatul hilal yang rencanya akan dimulai pukul 18.30 sampai 19.30 WIB.

Dikatakan Zubaidi, selepas Magrib berjamaah, sidang isbat dilakukan dengan mendengarkan laporan hasil rukyatul hilal dari para anggota Tim Hisab-Rukyat Kementerian Agama yang melakukan pemantauan hilal di berbagai titik lokasi pengamatan dari seluruh Indonesia. Setelah mendengarkan laporan, lanjut Zubaidi, sidang dilanjutkan dengan pembahasan hasil rukyatul hilal untuk mengambil keputusan.

Menurut Zubaidi, sesi kedua ini dilakukan secara tertutup.

“Memperhatikan saran dan masukan dari masyarakat, sessi pelaporan dan pembahasan hasil rukyatul hilal dilakukan secara tertutup,” kata Zubaidi.

Zubaidi menjelaskan bahwa pembahasan dalam proses sidang menyangkut hal yang sangat teknis terkait penentuan awal bulan, ilmu perbintangan, dan teknis hisab-rukyat yang belum tentu bisa dipahami secara mudah oleh masyarakat, apalagi jika tidak mengikutinya secara utuh. Hal itu dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Sessi ketiga adalah konferensi pers pasca sidang isbat yang rencananya dimulai pukul 19.30 WIB.
Menurut Zubaidi, keputusan yang disepakati dalam sidang isbat akan disampaikan secara luas kepada masyarakat oleh Menteri Agama, Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, didampingi Sekjen Kementerian Agma dan Dirjen Bimas Islam.

“Media massa, baik cetak, online, maupun elektronik dimohon bisa meliput dan menyiarkan hasil sidang isbat tersebut kepada masyarakat,” tegas Zubaidi.

Sebagai wahana sosialisasi dan edukasi bagi kepada masyarakat, Kementerian Agama juga akan menyelenggarakan lokakarya penentuan awal Ramadlan 1435H pada 25 – 26 Juni 2014 di Jakarta. Lokakarya ini menghadirkan para pakar hisab-rukyat dan astronomi.

Sumber//
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BANDUNG

BANDUNG

DPRD KOTA BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Media Padjajaran - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya