Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku tidak bisa
menahan keinginan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen
Agustiawan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
Menurut
Dahlan, permohonan pengunduran yang dilakukan oleh Karen Agustiawan ini
sudah diajukan berkali-kali. "Memang betul Dirut Pertamina mengundurkan
diri, Karen berkali-kali mengundurkan diri, tetapi saya tolak dan saya
pertahankan," kata Dahlan kepada wartawan di Kementerian BUMN, Jakarta,
Senin (18/8/2014).
Dahlan menjelaskan, masa jabatan Karen
Agustiawan menjadi Direktur Utama Pertamina sebetulnya habis sejak tahun
2013. "Tapi saya meminta untuk diperpanjang, meskipun beliau meminta
untuk tidak diperpanjang," tambahnya.
Menurut Dahlan, permintaan
dirinya untuk menahan Karen Agustiawan sebagai Direktur Utama di
Pertamina lantaran untuk menjaga kestabilan suatu perusahaan.
"Bu
Karen ini sudah lima tahun penuh, ditambah sampai saat ini sudah enam
tahun lebih sedikit, saya pengen perusahaan itu ingin stabil," tutupnya.
Berikut Deret Prestasi Karen Agustiawan di Pertamina.
Karen Agustiawan mulai menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina
(Persero) pada 5 Maret 2008. Dia pun akan meninggalkan jabatan tersebut
mulai 1 Oktober mendatang.
Selama menjabat sebagai pimpinan tertinggi Pertamina, ada sejumlah prestasi yang dia torehkan;
Karen masuk dalam jajaran pengusaha wanita paling berpengaruh di Asia tahun 2012 oleh Forbes, peringkat 53. Dia juga masuk dalam daftar wanita paling berpengaruh di Asia tahun 2014 oleh Forbes, peringkat 55.
Dia juga berhasil membawa Pertamina masuk dalam jajaran perusahaan Fortune Global 500 di tahun 2013, peringkat 122
Selain itu, di tahun 2014, Pertamina juga berhasil bertahan di daftar Fortune Global 500, yakni di peringkat 123
Kinerja Keuangan Pertamina
Pada
tahun 2007, laba Pertamina mengalami penurunan sebesar 22,7 persen
menjadi Rp17,2 triliun dari tahun sebelumnya Rp21,16 triliun
(berdasarkan laporan keuangan Pertamina tahun 2007).
Tapi, pada
tahun 2008, yakni saat Karen mulai menjabat, laba BUMN minyak ini
mengalami kenaikan 17,1 persen menjadi Rp19,77 triliun dari periode
tahun sebelumnya yang sebesar Rp16,88 triliun (berdasarkan laporan
keuangan Pertamina tahun 2008).
Selanjutnya, pada tahun 2013,
pertamina juga mencatatkan kenaikan laba sebesar 10,9 persen menjadi
USD3,06 miliar, setara dengan Rp35,77 triliun (kurs Rp11.679 per USD)
dari periode yang sama tahun 2012 USD2,76 miliar.
Artinya, Karen
berhasil membuat Pertamina jauh lebih untung, yakni dengan mengalami
kenaikan laba sebesar 107,6 persen dari Rp17,1 triliun (2007) menjadi
Rp35,77 triliun (2013).
Sumber//
Home »
Berita Ekonomi
» Dirut Pertamina (Karen Agustiawan) Mengundurkan Diri
Dirut Pertamina (Karen Agustiawan) Mengundurkan Diri
Written By Unknown on Monday, August 18, 2014 | 12:37 PM
Label:
Berita Ekonomi



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !