Headlines News :

Followers

Powered by Blogger.
Home » » Permainan Tradisional Perlu Dikembangkan, Berdampak Positif Bagi Anak

Permainan Tradisional Perlu Dikembangkan, Berdampak Positif Bagi Anak

Written By Unknown on Friday, September 26, 2014 | 1:47 PM

Permainan tradisional anak perlahan mulai dilupakan seiring perkembangan teknologi. Anak-anak masa sekarang dinilai lebih memilih permainan modern yang dimainkan di komputer atau smartphone.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kak Seto mengapresiasi pemecahan rekor MURI permainan tradisional. Pasalnya saat ini anak-anak mulai melupakan permainan tradisional yang menjadi ciri khas bangsa.

"Permainan modern bisa berdampak negatif karena anak kurang bergerak. Padahal permainan tradisional itu melatih gerak motorik anak," ujar kak Seto.

Kak Seto menambahkan permainan tradisional juga mengajarkan cara bersosialisasi kepada anak. Aspek kognitif, sosial, moral dan spiritual juga bisa dilatih.

"Permainan tradisional harus terus dikembangkan. Karena mengenalkan budaya asli bangsa kita," katanya.

Hal tersebut disampaikan setelah mengahadiri pemecahan rekor permainan tradisional anak yang diikuti sekitar 2500 anak di Lapangan Upakarti Kompleks Pemkab Bandung. Mereka akan memainkan 200 permainan tradisiona terdiri dari anak usia Sekolah Dasar (SD). Para siswa SD tersebut akan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan dari deklarasi antipaedophilia yang diadakan Polres Bandung dan Pemkab Bandung. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kapolres Bandung AKBP Jamaludin dan Bupati Bandung Dadang Naser.
Sumber//
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BANDUNG

BANDUNG

DPRD KOTA BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Media Padjajaran - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya