Headlines News :

Followers

Powered by Blogger.
Home » » Apa itu jemaah tarwiyah? Fasilitas apa saja yang mereka dapat?

Apa itu jemaah tarwiyah? Fasilitas apa saja yang mereka dapat?

Written By Unknown on Wednesday, October 1, 2014 | 1:31 PM

Menteri Agama yang juga Amirul Haj, Lukman Hakim Syaifuddin, menegaskan pemerintah sama sekali tidak memfasilitasi jemaah tarwiyah yang sengaja napak tilas mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW dalam pelaksanaan puncak haji, wukuf di Padang Arafah.

Wukuf di Arafah tinggal dua hari lagi, dan jemaah tarwiyah biasanya berjalan sejauh 14 km sebelum masuk ke Arafah. Mereka masuk melalui Mina, dan langsung menuju Arafah. Biasanya sebelum wukuf, jemaah tarwiyah akan bermalam di Mina. Sementara sistem yang dianut pemerintah, jemaah calon haji langsung menuju Arafah sebelum waktu dzuhur pada 9 Dzulhijjah yang jatuh Jumat 3 Oktober 2014.

Meksi tidak memberikan fasilitas, pemerintah tidak dalam posisi melarang jemaah yang akan melaksanakan tarwiyah. Jemaah tarwiyah paling banyak diikuti calon haji khusus. Hampir 80 persen jemaah yang diberangkatkan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus memilih tarwiyah.

"Betul itu sunah rasul tapi karena banyak pertimbangan, sistem haji pemerintah secara resmi tidak memfasilitasi layanan tarwiyah. Namun pemerintah tidak dalam posisi melarang, semua berpulang pada masing-masing jemaah," kata Lukman saat taaruf dengan ratusan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji di Mekah, Selasa malam.

Jika ada jemaah yang memilih jalur tarwiyah, Menag meminta mereka mempertimbangkan konsekuensi atas pilihannya itu. Mereka harus memikirkan bagaimana transportasi dari pondokan ke Mina, kemudian ke Arafah, konsumsi, dan akomodasi tempat tinggal.

Sebab sistem yang dikembangkan di Saudi terkait maktab dan muassasah tidak bisa dalam waktu singkat mengubah sistem yang sudah disepakati dan dijalankan bertahun-tahun. "Saya berharap semua bisa menyampaikan ke jemaah dengan penuh kearifan dan bijak agar tidak timbul salah paham," katanya.

Ini, kata Menag, bukan masalah sederhana, sebagai pimpinan petugas harus bisa memberi arahan untuk menyikapi masalah ini. "Di satu sisi kita tidak bisa larang, tapi jangan sampai yang sunah mengganggu yang wajib, yakni wukuf yang menjadi inti ibadah haji," kata Menag.

Untuk tarwiyah, tanggung jawab berpulang kepada masing-masing jemaah, karena itu semua petugas harus bisa memberi bimbingan, mana yang lebih besar manfaat atau mudaratnya karena keesokan harinya akan wukuf.

Sumber//
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BANDUNG

BANDUNG

DPRD KOTA BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Media Padjajaran - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya