PEMERINTAH melalui Kementerian
Agama RI telah menetapkan awal Zulhijah. Ormas Islam Muhammadiyah
menetapkan Iduladha pada 4 Oktober 2014. Sedangkan pemerintah melalui
sidang isbat yang dilakukan pada 24 September 2014, menetapkan 1
Zulhijah 1435 H jatuh pada hari Jumat, 26 September 2014. Sehingga 10
Zulhijah 1435 H (Iduladha) bertepatan dengan tanggal 5 Oktober 2014.
Dengan demikian umat Islam di Tanah Air akan merayakan Iduladha 1435
pada Sabtu (4/10) dan ada juga yang merayakannya pada hari Minggu
(5/10). Tentunya, perbedaan ini jangan sampai mengendurkan semangat
ukhuwah islamiah
Hari Raya Iduladha lebih dikenal dengan pelaksanaan ibadah kurban.
Kurban berasal dari qorubu-yaqrubu-qurban. Artinya, dekat. Maksudnya
orang yang berkurban dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT
dengan cara menyembelih hewan kurban untuk dibagikan kepada kaum fakir
miskin dengan Drs. H. Imron Rosadi, M.Ag. dasar takwa.
Ibadah kurban sebaiknya jangan hanya sebatas ritual. Sebab harus harus juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan ibadah kurban sesuai firman Allah SWT dalam Q.S Al-Kautsar ayat 2, "Maka sembahlah tuhanmu dan berqurbanlah".
Sementara sebuah hadis yang diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah dari
Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barang siapa yang mempunyai
kelapangan (kemampuan) untuk berkurban, tapi tidak melaksanakannya maka
janganlah dia dekat-dekat ke tempat kami salat".
Ayat Alquran tersebut merupakan perintah Allah SWT untuk melaksanakan
kurban, setelah umat mendapat nikmat rezeki yang cukup atau banyak. Dan
peringatan disampaikan Rasullullah SAW kepada umatnya yang tidak
melaksanakan kurban, padahal mempunyai kemampuan.
Sementara hewan yang dikurbankan disebut udhiayah. Sebagaimana hadis
di atas dan salah satu hadis yang diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Maah dari
Zaid bin Arqon. "Bahwa pada satu ketika sahabat bertanya kepada
Rasulullah SAW, apakah udhiyah itu? Nabi menjawab, itulah sunah dari
Ibrahim. Apakah keuntungan kurban itu untuk kita? Tanya para sahabat.
Tiap-tiap helai bulunya merupakan suatu kebaikan, jawab Rasulullah".
Adapun waktu penyembelihan ibadah kurban yaitu 10 Dzulhijah setelah
salat Idhuladha dan tiga hari sesudahnya disebut hari tasyri (11, 12,
dan 13 Dzulhijah).
Banyak hikmah dari pelaksanaan ibadah kurban, di antaranya
sebagaimana ditulis ulama Jabir Al-Jazairy dalam Minhajul Muslim halaman
343. Yakni mendekatkan diri kepada Allah, menghidupkan dan mensyiarkan
sunah Nabi Ibrahim AS, melapangkan kehidupan kaum fakir miskin pada Hari
Raya Haji dengan jalan membagi-bagikan daging kurban kepada mereka, dan
perwujudan syukur atas nikmat dari-Nya bagi umat manusia, yang telah
menciptakan hewan tertentu untuk dimakan dagingnya.
Sumber//



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !