Sebanyak 26 rumah di Kampung Linggamanik, Kabupaten Sukabumi, Jawa
Barat rusak akibat diterjang bencana longsor yang disebabkan oleh curah
hujan yang tinggi dalam sebulan terakhir ini.
"Tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini, namun puluhan rumah rusak
dengan rincian sembilan rusak berat dan 19 rusak ringan. Tapi, data ini
masih sementara dan bisa saja berubah," kata Camat Bantargadung, Asep
Suhenda di Sukabumi, Senin (5/1/2015).
Menurutnya, bencana yang terjadi di RT/RW 04, Desa/Kecamatan
Bantargadung pada Minggu, (4/1) ini disebabkan oleh curah hujan yang
tinggi sehingga tebing tanah yang ada di belakang rumah warga longsor
dan akhirnya menimbun tujuh rumah warga. Tetapi, gejala akan terjadinya
bencana ini sudah diketahui oleh masyarakat dan wargapun memilih
mengungsi saat hujan turun ditambah pergeseran tanah semakin tampak.
Saat ini dari 26 rumah tersebut ada sekira 30 jiwa yang mengungsi dan
pihaknya juga mengimbau kepada warga tidak kembali ke rumahnya dahulu
khawatir ada longsor susulan. Untuk menjaga keamanan, pihaknya juga
sudah berkoordinasi dengan petugas keamanan baik TNI/Polri dan Satuan
Polisi Pamong Praja.
"Saat ini warga di bantu petugas mulai membersihkan puing akibat
bencana ini, namun kami imbau agar warga tidak menempati rumahnya itu.
Karena daerah ini merupakan rawan longsor dan berpotensi terjadi kembali
apalagi curah hujan tinggi," tambahnya.
Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo
mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang
rusak dari data sementara ada sembilan rumah yang rusak berat dan 19
rusak ringan.
"Untuk bantuan darurat seperti makanan siap saji sudah kami salurkan kepada korban yang rumahnya rusak," katanya.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !