Headlines News :

Followers

Powered by Blogger.
Home » » Harga Daging Ayam Melambung Capai Rp 34.000/Kg

Harga Daging Ayam Melambung Capai Rp 34.000/Kg

Written By Admin on Monday, May 18, 2015 | 2:34 PM

Harga daging ayam di Pasar Kosambi terus mengalami kenaikan setiap harinya. Bahkan terhitung hari Senin (18/5/2015), harga daging ayam sudah mencapai Rp 34.000/kg. Hal ini menyebabkan berkurangnya pembeli dan menurunya pendapatan bagi para penjual.
"Iya sudah dua minggu yang lalu harga daging ayam naik terus antara Rp 500 - Rp 1000 per harinya. Dua minggu lalu Rp 25 .000/kg sekarang sudah Rp 34.000/kg, akhirnya kan sepi pembeli dan omset menurun," keluh Ade (50) pedagang ayam di Pasar Kosambi kepada galamedianews.com, Senin (18/5/2015).
Menurut Ade, harga ayam yang terus menerus mengalami kenaikan ini disebabkan berkurangnya stok ayam kepada pihak bandar. Sehingga bandar pun menaikan harga ayam, yang imbasnya sampai pada penjual ayam di Pasar ini.
"Kenaikan harga ayam kan yang mengatur bandar, katanya sih stok ayamnya berkurang dari ternak. Jadi harga ayamnya mahal, kalo banyak stoknya mah biasanya murah," bebernya.
Selain itu dijelaskannya, kenaikan harga juga bisa disebabkan oleh menjelangnya bulan puasa yang memang setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan harga.
Kemungkinan juga harga daging ayam naik karena menjelang bulan puasa. Biasanya dua minggu sekali turun lagi, tapi sekarang sudah sebulan belum turun lagi malah naik terus," jelasnya
Senada denga Ade, Aep Sofyan (41) pedagang ayam lainnya pun mengelukan hal yang sama dengan Ade. Menurutnya, terus merangkaknya harga ayam menyebabkan omset penjual ayam di Pasar pun mengalami penurunan yang cukup besar.
"Iya gara-gara harga ayam terus naik, jadi sepi pembeli soalnya mahal. Secara tidak langsung kan pendapatan berkurang, malahan sampe 40 persen," ungkapnya.
Aep pun mengaku, akibat berkurangnya pembeli, dirinya pun mengurangi pengambilan ayam di salah satu bandar ayam langgananya. Ini dilakukan agar tidak mengalami kerugian yang cukup besar apabila tidak terjual habis.
"Karena kurangnya pembeli, akhirnya pengambilan saya ke bandar jadi agak dikurangi. Biasanya 40 ekor paling jadi 25 ekor perharinya, soalnya kalo banyak-banyak takut rugi kalo engga laku,"
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BANDUNG

BANDUNG

DPRD KOTA BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Media Padjajaran - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya