Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tidak
menolak jika ke depan dicalonkan menjadi gubernur DKI Jakarta, meski
saat ini kabar tersebut hanya sebatas wacana. Namun, pria yang akrab
disapa Emil ini mengatakan bahwa jabatan DKI 1 bukan prioritas untuknya
ketika jabatan Wali Kota Bandung berakhir.
"Kalau ditanya sekarang, susah. Nanti saja menjelang saya berakhir,"
kata Emil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kota Bandung, Senin
(11/5/2015).
Menurut Emil, pilihan prioritas ketika tidak lagi menjabat sebagai
wali kota adalah kembali menjadi akademisi dan arsitek sesuai dengan
bidangnya terdahulu.
"Pilihan berkarir saya, kembali jadi dosen dan arsitek. Karena 50 persen hati saya ada di situ," tegasnya.
Jika didaulat untuk maju menjadi birokrat dengan level lebih tinggi,
lanjut Emil, akan dipikirkan nanti. "Bisa maju ke yang lebih tinggi,
baik di Jawa Barat atau di tempat lain gimana wangsit nanti saja," selorohnya.
Untuk saat ini, Emil hanya ingin diberikan kesempatan untuk membangun
Kota Bandung menjadi kota yang paling maju selain DKI Jakarta.
"Saya lagi konsen membenahi Bandung. PR saya masih banyak," akunya.
Emil menilai, untuk jabatan DKI 1, masih banyak tokoh yang mempunyai
jam terbang lebih banyak ketimbang dirinya. Dia mencontohkan Wali Kota
Surabaya Tri Rismaharani. Menurut dia, Risma sapaan akrab Tri
Rismaharani jauh lebih baik membangun sebuah daerah dibanding dia.
"Kalau mau berspekulasi ke orang, ke orang yang memang cukup pengalaman. Saya kan baru 18 bulan," ucapnya.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !