Kepolisian Daerah Bali menyiagakan ribuan personel untuk memperketat
keamanan pada pintu-pintu masuk ke Pulau Dewata, sekaligus pengamanan
arus mudik dan balik Idul Fitri 1436 H/2015.
"Sekitar 9.000
personel dari berbagai satuan sudah kami tempatkan di sejumlah titik
rawan di Bali. Pasukan kami siagakan di tempat vital seperti Bandara
Ngurah Rai, Denpasar, Teminal Ubung, Terminal Mengwi, Badung, Pelabuhan
Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai," ujar Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F
Sompie di Denpasar, Jumat (10/7/2015).
Kapolda Ronny F Sompie
sempat mengunjungi beberapa tempat yang menjadi tempat masuk dan
keluarnya para pemudik melalui Bandara Ngurah Rai, Denpasar Teminal
Ubung, Terminal Mengwi, Badung serta Pelabuhan Gilimanuk, dan pelabuhan
Padangbai, Karangasem.
Selain melakukan pengecekan, Kapolda juga telah mengingatkan beberapa titik untuk dilakukan pengamanan secara ketat.
Menurutnya,
personel tersebut juga disiagakan di setiap pintu masuk dan keluar
Pulau Dewata. "Pintu masuk yang dijaga petugas kepolisian meliputi
kawasan Bandara, Terminal dan Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai,"
katanya.
Hindari
Ronny menegaskan, dijaganya
pintu masuk dan keluar Bali tersebut untuk menghindari segala
kemungkinan, atau kelompok teroris yang masuk ke Bali untuk mengacaukan
perayaan hari besar keagamaan.
Khusus untuk Pelabuhan Gilimanuk
yang merupakan titik krusial pintu masuk dan keluarga para penduduk
pendatang, pihak Polres Jembrana telah menyiapkan 281 petugas untuk
berjaga di Pelabuhan selama 24 jam.
"Ratusan personel ini, selain
melakukan pengawasan keamanan juga melakukan pemeriksaan terhadap
kendaraan roda dua dan empat yang keluar dan masuk melewati pelabuhan,"
kata Kapolda.
"Selain itu pengemudi juga ikut dilakukan pemeriksaan, mulai dari indentitas dan barang bawaan pengemudi," kata Ronny.
Sumber



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !