Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Angesta Romano Yoyol mengatakan,
pihaknya akan meningkatkan antisipasi agar aksi penjambretan dan
kriminalitas tak terulang lagi. Salah satunya berupa larangan bagi
pengguna sepeda motor untuk melintas di Pasupati di malam hari.
"Ini baru usul saya kepada pak Wali (Wali Kota Bandung,red), nanti
akan kita bicarakan dulu sebelum kita sepakati," ujar Yoyol., Senin
(3/8/2015).
Antisipasi selanjutnya, yakni dengan meningkatkan patroli termasuk
menambah personil di fly over pasupati. "Mungkin akan ada penambahan
personiil yang berpatroli di Pasupati, saat ini ada 8 personil dan
ditambah jadi 12 personil," tuturnya.
Terkait pelaku penjambretan, pihak Polrestabes Bandung sudah bisa
mengungkapnya. Para pelaku melakukan aksi kejahatan ini dengan alasan
faktor eknomi, dari kampung dan tak memiliki uang.
"Tinggal satu saja yang belum terungkap, yang di Pasupati. Kalau yang
di kawasan Regol dan meninggal dunia itu sudah terungkap," tandasnya.
Atas adanya kejadian ini, Yoyol pun mengimbau warga terutama ibu-ibu
yang membawa motor agar tidak menyelempangkan tasnya ke samping atau
belakang.. "Tas jangan diselempangkan, taruh didepan atau simpan antara
pembawa motor dan pemboncengnya," terangnya.
Sumber
Pengguna Motor Dilarang Melintasi Pasupati di Malam Hari
Written By Admin on Tuesday, August 4, 2015 | 12:05 PM
Label:
Berita,
Seputar Padjajaran



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !