Juru bicara Partai Demokrat, Dede Yusuf
Macan Effendi mengatakan, Partai Demokrat telah mengirimkan surat kepada
Presiden Joko Widodo terkait polemik calon tunggal kepala daerah. Surat
itu berasal dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang
mendesak Jokowi menerbitkan perppu untuk polemik calon tunggal kepala
daerah.
"Kebetulan saya sebagai jubir (di Demokrat). Pak SBY sudah kirim
surat kepada Jokowi menawarkan solusi soal perppu pilkada ini. Kami
mendesak agar Presiden mengeluarkan perppu ini karena ini menyangkut
hajat hidup orang banyak," kata Dede kepada wartawan usai dilantik
menjadi Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat oleh
Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Pramuka Jawa Barat, Ahmad
Heryawan di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis, (6/8/2015).
Dede menilai, perlunya perppu ini dikeluarkan untuk menjembatani
polemik calon tunggal di pilkada ini. Jika terjadi apa-apa, perppu itu
bisa berbicara. KPU dan Bawaslu tidak bisa apa-apa jika tidak adanya
aturan yang dibuat sebelumnya.
"Perppu ini misalnya untuk mengatasi, calonnya cuma satu, apa
calonnya langsung dimenangkan, atau gimana? Ini harus dirumuskan dalam
perppu tersebut. Jadi, perppu itu harus memberikan langkah-langkah,"
katanya.
Dede mengimbau agar presiden harus tegas soal ini karena ini
menyangkut hajat hidup orang banyak. Terpenting, lanjut dia, ini
merupakan hak demokrasi rakyat.
"Ini hak demokrasi, yang kita perjuangkan disini adalah hak demokrasi
rakyat. Jangan sampai matinya demokrasi ini gara-gara engga ada calon
yang bertanding," kata mantan wakil gubernur Jawa Barat itu.
"Urusan calonnya baik atau buruk itu urusan belakangan, tapi, masa calonnya cuma satu?" pungkas Dede.
Sumber



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !