Rencana pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung diharapkan
bisa membangkitkan perekonomian Bandung dan Purwakarta. Pasalnya, dengan
kereta api cepat tersebut maka jarak tempuh Jakarta-Bandung hanya
membutuhkan waktu sekitar 50 menit.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, bakal ada daerah
yang akan dibuka menjadi kawasan baru perkotaan di Purwakarta yang
bejumlah ribuan hektare, dan itu akan menjadi potensi pertumbuhan
ekonomi karena ada perkotaan baru.
"Dengan kereta cepat ini juga akan ada beberapa titik daerah di
Jawa Barat terutama yang terlintas oleh kereta api ini menjadi potensi
pengembangan ekonomi," ujar Aher saap akrab Ahmad Heryawan, Gubernur
Jawa Barat.
Dikatakan Aher, Walini di Purwakrta adalah titik yang akan
dijadikan pembukaan lahan baru perkotaan pemprov dan nantinya akan
menggunakan tambahan lahan dari PTPN untuk lahan tanah tersebut.
"Untuk lahan di sana hanya sedikit yang memakan lahan warga. Jadi tidak mengganggu pada pemukiman warga sekitarnya," ucapnya.
Aher menambahakan, rencana pembukaan perkotaan ini bisa memcahkan
kepadatan penduduk di Bandung. Saat ini kata Aher, jumlah warga Bandung
sudah mencapai 2,5 juta jiwa, padahal Bandung dibangun oleh Belanda
untuk dihuni sekira 1,5 juta jiwa.
"Saya harap ini bisa berjalan lancar, untuk Trans Jakarta Bandung kami sudah berkomunkasi dengan kementrian," tutur Aher.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !