BANDUNG - Majunya Jumhur Hidayat sebagai kandidat Calon Presiden 2014 lewat konvensi Partai Demokrat menjadi angin politik segar bagi gerakan tokoh Sunda.
Sekretaris Jenderal Forum Ki Sunda Andri P. Kantaprawira menilai majunya Kepala BNP2TKI tersebut bisa menstimulasi tokoh-tokoh Sunda lain untuk maju dalam kancah politik.
�Karena kehadiran Kang Jumhur ini patut didukung. Saatnya tokoh Sunda mengucapkan Punten Abdi ti Payun. Tidak lagi mangga ti payun,� katanya Selasa (16/7).
Dia menilai sampai saat ini masih sedikit orang Sunda yang punya kompetensi, basis sosial politik, popularitas serta elektabilitas secara nasional yang mumpuni untuk maju ke panggung politik sebagai capres.
Andri melihat Jumhur termasuk salah satu putra Sunda yang berani. �Dan bagi warga Sunda, karena tidak ada tokoh Sunda yang berada di pimpinan politik, maka jalur konvensi adalah langkah yang paling logis,� ujarnya.
Selama ini, sebetulnya Jabar posisinya sangat strategis dalam percaturan politik di Indonesia. �Namun Jabar selalu menjadi �bancakan� tokoh-tokoh politik tanpa ada tokoh Sunda yang ikut manggung,� paparnya.
Menurutnya, Jabar penduduk terbesar di Indonesia, memiliki suara terbesar, dan tentunya menyumbang permasalahan yang besar juga. Posisi geopolitik Jabar sangat penting di nasional.
Andri berharap majunya Jumhur dalam konvensi Demokrat bisa mengartikulasikan kepentingan dan aspirasi tuntutan masyarakat Jabar. Baik secara sosial, politik, budaya, dan ekonomi pembangunan dalam kerangka pembangunan nasional.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !