SUDAH bukan rahasia jika pertandingan Persib selalu menarik
perhatian warga Bandung. Tak hanya bobotoh yang datang langsung ke
stadion, namun juga yang menonton di rumah, bahkan mereka yang di
pinggir jalan hingga warung-warung. Jika lawan yang dihadapi musuh
bebuyutan, jalanan di Kota Bandung pun biasanya sepi.
Seperti pemandangan di kios atau warung rokok di Jalan Lodaya Bandung, Rabu (5/2). Sejumlah pemuda dan orang tua berkerumun di kios tersebut untuk menyaksikan pertandingan Persib yang memang disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta.
Tak kalah seru dengan mereka yang datang langsung ke stadion, teriakan, kekecewaan hingga komentar pedas namun lucu, juga keluar dari mulut para bobotoh yang membuat suasana kios menjadi ramai. "Wah, payah pisan maena Persib teh," ujar Sayuti (32), salah seorang karyawan swasta.
Bahkan saat ketinggalan 0-1, semua yang ada di kios tersebut langsung bereaksi. "Wah, enggeus, eleh ieu mah," ujar salah seorang pria.
Ketegangan baru mencair ketika Ferdinand Sinaga mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Namun, itu pun tak berlangsung lama. Para peserta nonton bareng dadakan ini sempat pesimistis ketika Hariono yang melakukan pelanggaran, mendapat kartu kuning kedua. Meski demikian "optimisme" kembali muncul.
"Tenang, pasti engke ge bakal meunang penalti geura," celutuk Budi seolah menenangkan mereka yang menyaksikan Persib di kios tersebut.
Benar saja, wajah-wajah sumringah kembali terlihat ketika wasit memberi hadiah penalti untuk Persib. "Tuh, bener teu? Kemaren dikasih wasit, sekarang dikasih wasit juga, iraha alusna atuh? Giliran main tandang, pasti eleh ieu mah," ujarnya.
Seperti pemandangan di kios atau warung rokok di Jalan Lodaya Bandung, Rabu (5/2). Sejumlah pemuda dan orang tua berkerumun di kios tersebut untuk menyaksikan pertandingan Persib yang memang disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta.
Tak kalah seru dengan mereka yang datang langsung ke stadion, teriakan, kekecewaan hingga komentar pedas namun lucu, juga keluar dari mulut para bobotoh yang membuat suasana kios menjadi ramai. "Wah, payah pisan maena Persib teh," ujar Sayuti (32), salah seorang karyawan swasta.
Bahkan saat ketinggalan 0-1, semua yang ada di kios tersebut langsung bereaksi. "Wah, enggeus, eleh ieu mah," ujar salah seorang pria.
Ketegangan baru mencair ketika Ferdinand Sinaga mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Namun, itu pun tak berlangsung lama. Para peserta nonton bareng dadakan ini sempat pesimistis ketika Hariono yang melakukan pelanggaran, mendapat kartu kuning kedua. Meski demikian "optimisme" kembali muncul.
"Tenang, pasti engke ge bakal meunang penalti geura," celutuk Budi seolah menenangkan mereka yang menyaksikan Persib di kios tersebut.
Benar saja, wajah-wajah sumringah kembali terlihat ketika wasit memberi hadiah penalti untuk Persib. "Tuh, bener teu? Kemaren dikasih wasit, sekarang dikasih wasit juga, iraha alusna atuh? Giliran main tandang, pasti eleh ieu mah," ujarnya.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !