Headlines News :

Followers

Powered by Blogger.
Home » » Isi Kursi DPRD, Dewan Harus Kritis

Isi Kursi DPRD, Dewan Harus Kritis

Written By Unknown on Monday, April 28, 2014 | 8:25 AM

Isi Kursi DPRD, Dewan Harus Kritis

Sebanyak 100 kursi wakil rakyat tingkat provinsi akan diisi kembali. Nama-nama baru dan wajah lama yang kembali duduk di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar di Jalan Diponegoro Bandung ini memang belum diputuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar. Namun, partai-partai sudah mulai berhitung. 

Berdasarkan hasil rekapitulasi data yang terhimpun, 100 kursi yang ada diperkirakan akan diisi 10 partai. Partai Nasdem 5 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 7 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 12 kursi, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan 20 kursi, Partai Golongan Karya (Golkar) 17 kursi, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 11 kursi, Partai Demokrat 12 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 4 kursi, Partai Persatuan Pembangunan 9 kursi, Partai Hati Nurani Rakyat 3 kursi.
Format ini mengalami perubahan dibanding susunan anggota DPRD 2009-2014. Sebelumnya, Demokrat mendapat 28 kursi, PDI Perjuangan 17 kursi, Golkar 16 kursi, PKS 13 kursi, PPP 8 kursi, Gerindra 8 kursi, PAN 5 kursi, Hanura 3 kursi, dan PKB 2 kursi.

Pakar Politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Asep Warlan mengatakan partai peraih suara tertinggi di Jabar, PDI Perjuangan akan membuat kolaborasi DPRD Jabar dengan pemerintah provinsi semakin seimbang. Peran ini sebelumnya kurang dimanfaatkan Partai Demokrat sebagai partai yang mendapat kursi paling banyak pada pemilu 2009.

Menurut Asep, partai-partai seperti PDI Perjuangan, Golkar dan Gerindra harus berperan maksimal dalam pengawasan. Partai-partai ini menurutnya perlu kritis melihat jalannya pemerintahan provinsi di bawah Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar. 

Jika mereka menjalankan program sesuai dengan kepentingan rakyat menurutnya perlu didukung. Namun kritikan yang konstruktif harus dikemukakan jika pemerintah melenceng dari rencana pembangunan, visi dan misi.

"Formasi ini akan harusnya tidak membuat ada eweuh pakeweuh. Dewan bukan asal mengemukakan pendapat yang berbeda tetapi harusnya kalau pemerintah lamban segera dikritisi," kata Asep.
Sementara itu, posisi ketua dan wakil ketua dewan menurut Asep juga menjadi penting. PDI Perjuangan menurutnya perlu menentukan pimpinan dewan yang memiliki kriteria dan kapasitas yang sesuai.
Tiga hal yang harus dimiliki ketua dewan, memiliki wibawa di internal partai, menguasai berbagai bidang persoalan sehingga bisa menerima aspirasi dan keluhan masyarakat, serta memiliki jaringan yang luas dan kuat.

"Peraih kursi terbanyak memang didesain dalam UU untuk mendapat kursi pimpinan. ini semacam insentif karena mendapat suara tertinggi. Penentuan orangnya biasa dilakukan oleh internal partai," kata Asep.
Asep berharap, para caleg terpilih bisa maksimal dalam menjalankan peran sebagai anggota dewan. Produktivitas anggota dewan menurutnya harus prima sehingga kehadirannya dirasakan masyarakat dan meningkat dibanding kinerja 2009-2014. Soalnya, menurut Asep, kinerja 2004-2009 lebih bagus dibanding kinerja DPRD yang saat ini masih menjabat.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar TB Hasanuddin mengatakan nama yang berpeluang lolos ke DPRD Jabar R. Yunandar Eka Prawira, Ikhwan Fauzi, Nia Purnakania, Khaerul Rizky, Budiyono, Iwan Kustiawan, Asyanti Rozana Thalib, Drajat Hidayat, Sumiyati M Mochammad, Waras Wasisto, Melliana Kadir, Iis , Ineu Purwadewi, Agus Welianto, Surahman, Syamsul Bachri, Bambang Mujiarto, Ijah Hartini, Gatot Tjahyono, dan Dedi Hasan Bachtiar.

Ketua DPD Demokrat Jabar mengatakan kader yang berpeluang masuk ke DPRD Jabar, Herlas, Toni Setiawan, Irvan Rivano Muchtar, Wawan Setiawan, Asep Wahyuwijaya, Irfan Suryanagara, Wiwin Winingsih, Toto Purwanto Sandi, Sahromi, Sri Budiharjo Hermawan, Yoyoh, dan Didin Supriadin.
Sekretaris DPD Golkar Jabar MQ Iswara mengatakan yang berpeluang masuk ke DPRD Jabar, Ali Hasan, Cucu Sugyati, Hilman Sukiman, Ade Barkah, Phinera Wijaya, Kusnadi, Hidayat Royani, Siti Aisyah, Putra, Tin Bunyamin, Untung, Irianto MS Syafiuddin (Yance), Abdul Rozaq, Ganiwati, Engkus Kusnadi, Yod Mintaraga, dan Dedeh.

Puspilu DPW PAN Jabar Herry Dermawan mengatakan anggota PAN yang lolos ke DPRD Jabar yaitu, Hasbulloh, Herry Dermawan, Babay Tamini, dan Maman Durachman. Partai PKS yang diperkirakan mendapat 12 kursi berpeluang diisi nama-nama peraih suara tertinggi di dapilnya seperti Tate Qomaruddin, Haris Yuliana, Imam Budi Hartono, Didi Sukardi, Satori, dll.

Sementara itu, beberapa partai lainnya saat dikonfirmasi masih melakukan penghitungan. Pejabat partai mengatakan nama-nama yang dikemukakan masih menunggu keputusan pleno KPU. Beberapa nama juga masih menjadi perdebatan karena ada persoalan internal partai.
sumber//
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BANDUNG

BANDUNG

DPRD KOTA BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Media Padjajaran - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya