Headlines News :

Followers

Powered by Blogger.
Home » » Sebanyak 9.446 Siswa SD Cimahi Ikuti Ujian Sekolah

Sebanyak 9.446 Siswa SD Cimahi Ikuti Ujian Sekolah

Written By Unknown on Monday, May 19, 2014 | 10:57 AM

RIRIN/"PRLM"

Sebanyak 9.446 siswa sekolah dasar mengikuti Ujian Sekolah, mulai Senin (19/5/2014). Ujian Sekolah menggantikan Ujian Nasional yang dihapuskan mulai tahun 2014.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Eddy Junaedi mengatakan, peserta US tingkat SD/sederajat terdiri dari 8.801 siswa SD di 119 sekolah, 582 siswa di 11 Madrasah Ibtidaiyah, serta 63 siswa di 17 Paket A.

"Sistem US tak berbeda jauh dengan UN, namun dalam persiapan soal, daerah diberi porsi soal 75% dan pusat 25%. Masih tetap ada pelajaran yang kisi-kisinya berasal dari pemerintah pusat, yaitu matematika, IPA dan Bahasa Indonesia," katanya.

Apalagi, lanjut Eddy, US juga menjadi ukuran keberhasilan penyelenggaraan pendidikan selama 6 tahun di SD. "Hasilnya menggambarkan sejauhmana siswa bisa menyerap pelajaran selama 6 tahun mengenyam pendidikan SD," ujarnya.

Pada hari pertama US, Wali kota Cimahi Atty Suharti turut memantau pelaksanaan ujian di SD Cimahi Mandiri 2 Jln. Dra. Djulaeha Karmita Kota Cimahi. "Mudah-mudahan siswa SD bisa melaksanakan ujian dengan baik. Pasalnya, menjadi penentu kelulusan dan nilainya dipakai untuk mendaftar ke SMP," katanya.

Sumber//

Polisi Melakukan Pengamanan Ujian Sekolah Madrasah

Polrestabes Bandung akan ikut berpartisipasi melakukan pengamanan pelaksanaan Ujian Sekolah Madrasah (USM) 2014 yang digelar mulai Senin (19/5/2014) hingga Rabu (21/5/2014) mendatang.
Seperti sebelumnya dalam pengamanan UN reguler, Polisi berseragam dinas dan preman akan ikut menjaga di area luar sekolah.

Kabag Ops Polrestabes Bandung, Diki Budiman menuturkan, pengamanan untuk USM berbeda dengan yang sebelumnya dilakukan pada pengamanan UN tingkat SMA dan SMP. Perbedaan dilihat dari jumlah personel yang ikut berjaga di sekolah.
"Polanya sekarang berbeda. Kalau dulu satu sekolah dijaga oleh dua orang, sekarang dua orang polisi menjaga dua sekolah," kata Diki di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung.

Diki menjelaskan, hal itu dilakukan melihat perbedaan tingkat kerawanan. Hasil analisa, USM memiliki tingkat kerawanan yang lebih rendah dibandingkan dengan UN SMA dan SMP.
 "Kerawanannya tidak seperti UN SMA dan SMP. Disisi lain, jumlah SD dan Madrasah juga banyak dan kita ‎​ada keterbatasan personel. Jadi kita siapkan dua polisi untuk amankan dua sekolah. Itu dinilai cukup," kata Diki.

Soal teknis pengamanan, Diki memaparkan akan ‎​ada petugas berseragam yang berada diluar sekolah. Fungsinya untuk mencegah terjadinya gangguan-gangguan. "Tapi kita berharap pelaksanaannya berjalan lancar," ujarnya.

Lebih lanjut Diki menyatakan, sebelum melakukan pengamanan pada saat USM digelar, pihaknya sejak Jumat (16/5/2014) sudah ikut mengawal kedatangan naskah USM menuju SMAN 8 Bandung. Bahkan pada saat naskah diambil oleh 17 rayon, polisi juga ikut mengamankan.

Sumber// 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

BANDUNG

BANDUNG

DPRD KOTA BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG

GEDUNG SATE BANDUNG
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Media Padjajaran - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya