Pasar Sae Sarijadi senilai Rp 19,5 miliar ditargetkan beroperasi tahun 2015 dilengkapi tempat kos.
Direktur
Utama PD Pasar Bermartabat Kota Bandung Rinal Siswadi mengatakan,
pembangunan Pasar Sae Sarijadi di atas lahan seluas 3.538 meter persegi
dibangun tiga lantai. Pasar tradisional multi fungsi berkapasitas 194
pedagang dilengkapi cafe, lapang futsal, taman dan tempat kost.
“Investasi pembangunan Pasar Sarijadi sebesar Rp 19,5 milar,
diproyeksikan pendapatan pertahun Rp 2,5 miliar. Apabila proyeksi
kenaikan pendapatan rata rata sebesar 10% per tahun, maka kami optimis
akan Break Event Point (BEP) pada tahun ke 7,” ujar Rinal saat peletakan
batu pertama di Jalan Sariasih, Rabu (17/9).
Rinal optimistis setelah pasar dibuka akan ramai pengunjung karena
letaknya sangat dekat dengan pemukiman. Rinal mengatakan awalnya Pasar
Sarijadi ini didirikan pada tahun 1985 diatas tanah seluas 3.538,34 m2,
dengan status tanah hibah dari perum perumnas dan dibiayai dari dana
inpres sebesar Rp 77.527.000, dibangun 110 ruang dagang, yang terdiri
dari 90 kios dan 20 meja, namun dalam perjalanannya, kondisi pasar
sarijadi hanya diisi oleh 19 pedagang yang aktif, sebagian besar ruang
dagang dibiarkan kosong dan tidak digunakan, sehingga kondisi pasar
menjadi rusak dan tidak repersentatif.
Masyarakat Sarijadi dan sekitarnya lebih memilih pasar swasta Sari Rahayu yang berlokasi di daerah Cibogo.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !